Fadli Zon Buka Pameran 'Satu Tanah, Seribu Ketangguhan' di Bentara Budaya

2026-02-04 16:39:39
Fadli Zon Buka Pameran 'Satu Tanah, Seribu Ketangguhan' di Bentara Budaya
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon membuka Pameran Seni Rupa 'Satu Tanah, Seribu Ketangguhan' di Bentara Budaya, Jakarta. Pameran ini merupakan kolaborasi keempat kalinya antara Bentara Budaya Jakarta dan ASTRA dalam menghadirkan seni sebagai media pemersatu bangsa.Dalam sambutannya, Fadli menyampaikan pameran yang bertemakan 'Satu Tanah, Seribu Ketangguhan' merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam memajukan kebudayaan Indonesia."Segala macam usaha untuk memajukan kebudayaan nasional merupakan tanggung jawab bersama," ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Jumat (21/11/2025).Fadli juga mendorong pentingnya kegiatan-kegiatan seni rupa agar karya-karya pegiat budaya mendapatkan apresiasi, baik di tingkat nasional maupun di kancah internasional."Di tengah peradaban ini, kita harus berupaya mendorong semangat kebudayaan Indonesia, sehingga karya-karya perupa kita ini bisa lebih muncul, dikenal, dan mendapatkan apresiasi di panggung seni rupa nasional maupun dunia," jelasnya.Di akhir sambutan, Fadli berharap pameran ini dapat menjadi ruang refleksi sekaligus mendorong kolaborasi seluruh pegiat seni terhadap pemajuan kebudayaan indonesia."Saya yakin seni rupa kita akan semakin maju dengan kolaborasi semua pihak. Bukan hanya dari pemerintah, tapi juga sektor swasta yang sangat peduli terhadap pemajuan kebudayaan indonesia," ucapnya.Sementara itu, salah satu kurator pameran, M. Hilmi Faiq menyampaikan karya-karya yang dipamerkan merupakan cerminan optimisme yang tangguh terhadap kebudayaan Indonesia."Karya-karya di sini memunculkan optimisme bahwa kita, para pegiat budaya merupakan insan yang tangguh seperti tanah. Kita akan bangkit lagi ketika rusak, dan memulihkan diri sendiri ketika hancur," imbuhnyaDi sisi lain, Head of Communications Management System and Partnership PT ASTRA International, Elmeirillia Lonna menyatakan dukungannya pada kegiatan pameran 'Satu Tanah, Seribu Ketangguhan'."Bersama Bentara Budaya Jakarta, pameran ini merupakan salah satu bentuk komitmen jangka panjang Astra dalam mendukung karya seni di Indonesia," ungkap Elmeirillia.Sebagai informasi, pameran "Satu Tanah, Seribu Ketangguhan" menampilkan karya 27 perupa, yaitu Anjastama, Alfiah Rahdini, Aprililia, Asmara Wreksono, Audya Amalia, Cecil Mariani, Dessy Febrianti, Dikco Ayudya, Don Bosco, Putu Dudik Ariawan, Emmy Go, Fatih Jagad Raya, Hilda Alhaque Islami, Jitet Konstanz, Lena Guslina, Muna Diannur, Nanang Widjaya, Rabiatul Asqiah, Rb Ali, Saskia Gita Sakanti, Sekar Puti Sidhiawati, Setiyoko Hadi, Stereoflow, Tamar Saraseh, Vendy Methodos, Walid Basalamah, dan Zakka Nurul Giffani Hadi.Acara pembukaan pameran turut dihadiri oleh Direktur Corporate Communication Kompas Gramedia, Glory Oyong; Head of Communications Management System and Partnership PT ASTRA International, Elmeirillia Lonna; Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Haryo Damardono; Staf to CEO Kompas Gramedia, Ninuk Mardiana Pambudy; General Manager Bentara Budaya and Communication Management, Ilham Khoiri; dan para kurator Bentara Budaya. Tonton juga video "Menbud soal Musik: Pemersatu Bangsa-Tulang Punggung Ekonomi Budaya"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-04 16:02