BPJPH Proses Lebih dari 10.000 Sertifikat Halal dalam Sehari

2026-02-01 18:35:56
BPJPH Proses Lebih dari 10.000 Sertifikat Halal dalam Sehari
- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia menunjukkan peningkatan kinerja dan kualitas layanan sertifikasi halal dari hari ke hari.Komitmen tersebut dibuktikan melalui keberhasilan pemrosesan sebanyak 10.147 sertifikat halal dalam satu hari.Kepala BPJPH RI Ahmad Haikal Hasan mengatakan, hasil tersebut merupakan bukti nyata bahwa BPJPH semakin siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan pelaku usaha di seluruh Indonesia.“Alhamdulillah, kemarin pada Kamis , dalam satu hari, kami mampu memproses BPJPH 10.147 sertifikat halal tanpa kendala,” ujar Babe Haikal, sapaan akrab Ahmad Haikal Hasan, di Jakarta, Jumat , seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu .Baca juga: Kemudahan Sertifikasi Halal Dorong Pengusaha Keripik Pisang Kembangkan UsahaPenyelenggaraan sertifikasi halal yang kian membaik, lanjutnya, merupakan pencapaian penting dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang cepat, mudah, efisien, akuntabel, dan berkualitas.Keberhasilan itu, tegas Babe Haikal, sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan agar seluruh program dan layanan pemerintahan harus berpihak kepada kepentingan rakyat banyak.“Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, seluruh kebijakan pemerintah harus berpihak kepada rakyat. Salah satunya melalui kehadiran layanan publik yang mudah, cepat, murah, bahkan gratis. Prinsip itu juga kami terapkan dalam layanan sertifikasi halal yang kini prosesnya semakin sederhana dan didampingi hingga terbit,” tegasnya.Babe Haikal juga menjelaskan, peningkatan yang baik ini tidak terlepas dari sinergi berbagai faktor utama yang menjadi fondasi kerja BPJPH, yakni regulasi yang kuat, kolaborasi lintas lembaga, sosialisasi dan edukasi, serta implementasi digitalisasi sistem layanan yang efisien dan transparan.“Semoga kami terus mampu melayani masyarakat dengan prosedur yang baik, lebih cepat serta lebih baik dan efisien demi terjaminnya kehalalan produk yang dikonsumsi masyarakat,” tambahnya.Baca juga: Kepala BPJPH Haikal Hasan Tegaskan Sertifikasi Halal Perkuat Ekonomi DaerahCapaian tersebut juga membuktikan kesiapan BPJPH sebagai lembaga yang tangguh dan adaptif dalam menghadapi peningkatan kebutuhan sertifikasi halal di era regulasi wajib halal.BPJPH berkomitmen untuk meningkatkan sistem pelayanan digital, memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta memastikan bahwa setiap produk yang beredar di Indonesia memiliki jaminan kehalalan yang pasti dan tepercaya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-02-01 17:01