BRI (BBRI) Angkat Viviana Dyah Ayu Sebagai Wadirut

2026-01-13 08:01:08
BRI (BBRI) Angkat Viviana Dyah Ayu Sebagai Wadirut
JAKARTA,  - Pemegang saham menetapkan Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), menggantikan Agus Noorsanto yang sebelumnya mengisi posisi tersebut. Viviana Dyah Ayu sebelumnya menjabat sebagai Direktur Finance & Strategy BRI. Pergantian tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu . Berdasarkan dokumen yang diterima, selain pemberhentian Agus Noorsanto sebagai Wadirut perseroan, pemegang saham juga menyetujui pemberhentian dengan hormat sejumlah anggota Direksi, yakni Achmad Solichin Lutfiyanto dari jabatan Direktur Human Capital & Compliance, Mucharom dari jabatan Direktur Manajemen Risiko, serta Nancy Adistyasari dari jabatan Direktur Consumer Banking. Baca juga: BRI (BBRI) Siapkan Uang Tunai Rp 21 Triliun untuk Periode Libur Nataru Kemudian, pemegang saham mengangkat Achmad Royadi selaku Direktur Finance & Strategy, Mahdi Yusuf sebagai Direktur Legal & Compliance, Ety Yuniarti sebagai Direktur Manajemen Risiko, dan Aris Hartanto selaku Direktur Consumer Banking. Selain pemberhentian direksi, RUPS juga menyetujui perubahan nomenklatur jabatan anggota Direksi BRI. Jabatan yang semula bernama Direktur Human Capital & Compliance resmi diubah menjadi Direktur Legal & Compliance. Dengan adanya pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan tugas, dan pengangkatan pengurus perseroan, maka susunan Direksi dan Komisaris BRI menjadi:Baca juga: Bencana Sumatera Tak Ganggu Kinerja Keuangan, BRI Bakal Berikan Relaksasi Kredit Bagi Nasabah TerdampakDirektur Utama: Hery Gunardi Wakil Direktur Utama: Viviana Dyah Retno Kumalasari Direktur Legal & Compliance: Mahdi Yusuf Direktur Operations: Hakim Putratama Direktur Corporate Banking: Riko Tasmaya Direktur Network dan Retail Funding: Aquarius Rudianto Direktur Treasury dan International Banking: Farida Thamrin Direktur Micro: Akhmad Purwakajaya Direktur Commercial Banking: Alexander Dippo Paris Y S


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-13 07:08