AirNav Pastikan Erupsi Semeru Tak Ganggu Penerbangan

2026-02-03 21:00:55
AirNav Pastikan Erupsi Semeru Tak Ganggu Penerbangan
JAKARTA, - AirNav Indonesia memastikan erupsi Gunung Semeru tidak mengganggu operasional penerbangan di wilayah sekitarnya. Seluruh rute berjalan normal dan tidak ada bandara yang ditutup.EVP Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro, menyampaikan Semeru berstatus level IV (awas) dan mengeluarkan abu vulkanik di dua ketinggian. Meski begitu, bandara di sekitar kawasan tetap beroperasi tanpa gangguan.“Sampai informasi ini kami terbitkan, situasinya belum pada kondisi yang memaksa untuk dilakukannya penutupan ruang udara karena ancaman awan abu vulkanik,” ujar Hermana, Kamis .Baca juga: Gunung Semeru Erupsi, Jalur Pendakian Ditutup dan Pendaki Diminta TurunIa menegaskan operasional di Malang, Banyuwangi, Surabaya, dan Yogyakarta berjalan normal. Tidak ada penutupan bandara atau pembatalan penerbangan.AirNav tetap melakukan pemantauan ketat terhadap rute dan bandara yang berpotensi terdampak. Informasi pembaruan disampaikan melalui ASHTAM, pemberitahuan mengenai erupsi dan sebaran abu vulkanik yang bisa memengaruhi penerbangan.AirNav telah mengeluarkan ASHTAM nomor VAWR6038 pada pukul 09.00 WIB. Laporan itu menyebut Semeru berada pada status “Red Code”, yang menandakan letusan signifikan dan potensi gangguan terhadap jalur udara.Abu vulkanik terpantau di dua ketinggian. Pada level rendah, sebaran abu berada dari permukaan hingga FL150 atau sekitar 4.500 meter dan bergerak ke tenggara dengan kecepatan angin lima knot.Pada level tinggi, abu berada hingga FL450 atau sekitar 13.500 meter dan bergerak ke barat daya dengan kecepatan 15 knot.Baca juga: 200 Rumah Warga Terdampak Erupsi Semeru, 21 Rusak ParahAirNav mencatat abu pada level tinggi semakin sulit diamati karena tertutup awan. Model pergerakan menunjukkan abu berpotensi melemah dalam beberapa jam. Sebaran abu pada level rendah masih terpantau jelas dan bergerak ke tenggara.“Trennya saat ini, sebaran abu vulkanik semakin bergerak menjauh dari bandara-bandara sekitar dan rute penerbangan yang berpotensi terdampak,” kata Hermana.AirNav juga menghimpun hasil paper test dari Angkasa Pura Indonesia dan Kantor Otoritas Bandara pada beberapa bandara terdekat, seperti Abdurrahman Saleh Malang, YIA, Adisutjipto Yogyakarta, dan Adi Soemarmo Solo. Semua hasilnya negatif.


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-03 19:38