Polisi Bentuk Tim Khusus Cari Kenzie, Balita yang Hilang Sejak 2022

2026-01-12 06:59:55
Polisi Bentuk Tim Khusus Cari Kenzie, Balita yang Hilang Sejak 2022
JAMBI, – Pihak kepolisian mengklaim telah membentuk tim khusus untuk mencari keberadaan Kenzie Alfarezi, anak laki-laki yang dilaporkan hilang sejak 1 September 2022.Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono mengatakan, tim khusus tersebut melibatkan empat satuan wilayah kepolisian, yaitu Polres Bungo, Polres Tebo, dan Polres Merangin."Kami sedang melakukan penyelidikan dengan membentuk tim khusus gabungan dan dimulai hari ini," kata Natalena melalui pesan singkat, Rabu .Baca juga: Menanti Titik Terang Kasus Kenzie, Bocah yang Hilang 3 Tahun Lalu di Jambi, Ibu: Trauma, Dunia HampaSudah tiga tahun lamanya orangtua Kenzie, Azwani (ayah) dan Firda (ibu), masih terus berharap keajaiban. Mereka belum menyerah untuk mencari putra sulungnya yang hilang saat berusia tiga tahun.Setiap hari mereka berdoa dan berusaha mencari petunjuk sekecil apa pun yang bisa membawa mereka kembali pada Kenzie.Peristiwa penemuan Bilqis, balita berusia empat tahun yang diculik di Makassar dan ditemukan di Jambi, memberi harapan baru bagi keluarga Kenzie."Kan lagi viral penculikan Bilqis, Pak. Dan lokasi ditemukannya juga di Merangin, tidak jauh dari tempat kami. Semoga juga bisa dicari anak kami," kata Firda kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu .Firda mengaku sudah kehabisan cara untuk menemukan anaknya. Ia berharap publik dan media ikut membantu menyebarkan informasi tentang Kenzie agar kasus ini kembali mendapat perhatian."Pak media, tolong bantu diviralkan. Sekarang kalau tidak viral, kan tidak terungkap," ucapnya.Baca juga: Menanti Titik Terang Kasus Kenzie, Bocah yang Hilang 3 Tahun Lalu di Jambi, Ibu: Trauma, Dunia HampaPeristiwa hilangnya Kenzie terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, Kenzie sedang bermain di halaman rumah, sementara sang ibu berjualan di warung depan rumah mereka di Pasar Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi.Jarak antara Kenzie dan Firda hanya sekitar lima meter. Namun, Firda mengaku hanya sempat berpaling sebentar sebelum menyadari anaknya sudah tak terlihat."Cuman lengah sebentar saja waktu itu, terus langsung hilang," kata Firda.Menurut Firda, seorang saksi sempat melihat Kenzie dibawa seseorang dengan sepeda motor. Namun saksi tidak curiga karena mengira orang yang membonceng Kenzie adalah anggota keluarga.Sejak hari itu, kehidupan Firda dan suaminya tak lagi sama. Ia mengaku kehilangan semangat hidup dan tak sanggup tinggal di rumah tempat Kenzie dilahirkan dan tumbuh hingga usia tiga tahun.Kini, mereka memilih tinggal di perumahan perusahaan tempat sang suami bekerja untuk menghindari kenangan yang terus menghantui."Rasanya itu hampa, dunia ini rasanya tidak sama lagi. Setelah kejadian, kami trauma, (terbayang kenangan Kenzie) jadi pindah ke perumahan kerja suami, karena banyak kenangan di situ kan," kata Firda.


(prf/ega)