PT Timah (TINS) Rombak Direksi, Harry Budi Sidharta Jadi Wadirut

2026-02-02 20:38:04
PT Timah (TINS) Rombak Direksi,  Harry Budi Sidharta Jadi Wadirut
JAKARTA, - PT Timah Tbk (TINS) merombak jajaran direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung hari ini, Rabu .Perusahaan memutuskan menambah dua posisi baru, yakni wakil direktur utama serta direktur produksi dan komersial.Sementara itu, direktur operasi dan komersial berubah nomenklatur menjadi direktur operasi.Pada RUPSLB, pemegang saham menyetujui pengangkatan Harry Budi Sidharta sebagai Wakil Direktur Utama.Baca juga: Izinkan WNA Jadi Direksi BUMN, Prabowo: Saya Sudah Ubah AturannyaHarry sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perencanaan Bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS).Kemudian, menyetujui pengangkatan Ilhamsyah Mahendra sebagai Direktur Produksi dan Komersial.Ilhamsyah sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) periode Juli 2024-Juni 2025.Lalu, disetujui pengangkatan Handy Geniardi sebagai Direktur Operasi, menggantikan Nur Adi Kuncoro yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi dan Produksi.Adapun Nur Adi Kuncoro sebelumnya sudah diberhentikan sementara dari jabatannya sejak 13 Oktober 2025 oleh Dewan Komisaris karena terdapat alasan yang mendesak bagi perseroan.Corporate Secretary PT Timah, Rendi Kurniawan, mengatakan bahwa keputusan perubahan pengurus ini diambil dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk memperkuat strategi bisnis perusahaan dalam menghadapi tantangan industri timah global yang semakin dinamis dan memperkuat kinerja keberlanjutan.Menurutnya, langkah ini menjadi upaya memperkuat tata kelola perseroan serta meningkatkan kinerja operasional dan bisnis perusahaan ke depan dan mendorong tercapainya kinerja yang telah ditetapkan."Pergantian pengurus menjadi momentum penyegaran untuk terus memperkuat sinergisitas di internal perusahaan. PT Timah berkomitmen memperkuat tata kelola, meningkatkan kinerja operasional, dan memastikan kontribusi perusahaan bagi negara serta masyarakat dapat terus berjalan secara berkelanjutan," kata Rendi dalam keterangan resmi.Dengan susunan pengurus yang baru, perseroan optimistis dapat memperkuat daya saing, meningkatkan efisiensi, serta memperluas kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi nasional dan daerah.Manajemen juga berharap dukungan dan sinergi dari masyarakat di wilayah operasional perusahaan dapat terus terjalin, sehingga upaya peningkatan kinerja dan keberlanjutan usaha PT Timah dapat berjalan seiring dengan kemajuan daerah."Kami percaya, kemajuan perusahaan harus sejalan dengan kemajuan daerah di mana perusahaan beroperasi. Karena itu, kami sangat berharap dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin dapat terus dijaga," ucapnya.Berikut susunan dewan direksi dan komisaris PT Timah terbaru:Dewan DireksiDirektur Utama : Restu WidiyantoroWakil Direktur Utama : Harry Budi SidhartaDirektur Operasi : Handy GeniardiDirektur Pengembangan Usaha : Suhendra Yusuf RatuprawiranegaraDirektur Keuangan dan Manajemen Risiko : Fina ElianiDirektur Sumber Daya Manusia : Andi Seto Gadhista AsapaDirektur Produksi dan Komersial : Ilhamsyah MahendraDewan KomisarisKomisaris Utama/Komisaris Independen : Agus RohmanKomisaris Independen : Yuslih Ihza MahendraKomisaris Independen : M. Hita TunggalKomisaris : Rizani UsmanKomisaris : Eniya Listiani DewiBaca juga: WNA Bisa Jadi Direksi BUMN, Bagaimana Aturan Hukumnya?


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 19:37