CIANJUR, – Tim peneliti memastikan keberadaan struktur bangunan di bawah permukaan tanah Situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat.Temuan ini sekaligus mengonfirmasi hasil penelitian yang telah dilakukan pada 2012, 2013, dan 2014.Ketua Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Ali Akbar, mengemukakan bahwa struktur bangunan berupa susunan batu ditemukan pada kedalaman sekitar 6 meter.“Ekskavasi atau penggalian dikerjakan di beberapa titik dengan kedalaman 2 meter hingga 8 meter,” ujar Ali kepada Kompas.com melalui telepon, Senin malam.Baca juga: Temuan Pola Rasi Bintang dan Batu Menhir di Situs Gunung Padang, Apa Artinya?Ali menjelaskan, batuan yang ditemukan di bawah permukaan tanah tersebut berupa batu-batu bulat atau boulder.“Berbeda dengan susunan batuan di atas permukaan yang didominasi batuan kolom atau columnar joint,” kata dia.Menurut Ali, hasil ekskavasi terbaru ini relevan dengan penelitian yang dilakukan sekitar sepuluh tahun lalu.Hal tersebut mengindikasikan adanya lapisan budaya kedua di Situs Gunung Padang yang usianya lebih tua dibanding lapisan budaya di permukaan.“Kita lakukan ekskavasi di beberapa kotak gali yang berbeda dengan riset sebelumnya, dan hasilnya sama, sehingga dapat diindikasikan ada struktur bangunan berikut lapisan budaya berbeda di bawah permukaan,” ujarnya.Baca juga: Penampakan Batu Menhir 2,3 Ton di Situs Gunung PadangAli menambahkan, berdasarkan hasil pemindaian yang pernah dilakukan pada 2014, juga terdeteksi pola struktur bangunan di kedalaman sekitar 20 meter.Untuk mengonfirmasi hasil pencitraan tersebut, tim peneliti telah mengagendakan ekskavasi lanjutan hingga kedalaman tersebut.“Tahun ini kita telah ekskavasi sampai 8 meter. Ke depan, kita akan masuk di kedalaman 20 meter, setelah dilakukan penguatan di lereng-lereng situs,” kata Ali.Ali mengatakan, kajian dan pemugaran Situs Gunung Padang telah dimulai sejak Agustus 2025 dan direncanakan berlangsung hingga 2027 dalam tiga tahap.Tahap pertama difokuskan pada kajian holistik yang melibatkan sekitar 100 ahli multidisiplin, mulai dari arkeolog, ahli topografi, geologi, geoteknik, teknik sipil, planologi, sosiokultural, sejarawan, hingga peneliti tradisi lisan.Baca juga: Pemugaran Situs Gunung Padang Kolaboratif, Biaya Belum DihitungKajian awal mencakup pemeriksaan kondisi permukaan tanah, seperti vegetasi, kemiringan lahan, serta kebutuhan perkuatan struktur.
(prf/ega)
Menguak Struktur Bangunan Bawah Tanah di Situs Gunung Padang
2026-01-12 13:16:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 14:07
| 2026-01-12 13:54
| 2026-01-12 12:38
| 2026-01-12 11:44
| 2026-01-12 11:33










































