Marinasi Daging Sapi Pakai Buah vs Rempah, Apa Bedanya?

2026-02-03 14:46:23
Marinasi Daging Sapi Pakai Buah vs Rempah, Apa Bedanya?
- Setiap daerah punya cara tersendiri dalam proses marinasi daging sapi supaya menghasilkan rasa daging yang lebih kaya.Chef Vindex Tengker mengatakan, proses marinasi daging di Korea biasanya melibatkan penambahan buah. Sementara di Indonesia, masyarakat lebih akrab dengan marinasi menggunakan rempah.Lantas, apa beda daging yang dimarinasi dengan buah dan dimarinasi dengan rempah?Baca juga: Karakter daging sapi yang diolah menentukan teknik marinasi yang dilakukan.Kata Vindex, proses marinasi dengan tambahan buah biasanya cocok untuk karakter daging sapi yang lembut, minim teknik pengolahan, kaya rasa, seperti daging sapi Australia."Kalau di Korea, bumbu marinasinya tidak menggunakan air, tapi menggunakan buah sebagai cairan, karena begitu diblender dia (buah) akan jadi jus," kata Vindex saat ditemui di mal Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis .Kompas.com/ Suci Wulandari Putri Daging sapi Australia di TheFoodhall Gourmet, mal Plaza Indonesia, Kamis . Baca juga: Ia melanjutkan, bumbu marinasi yang dicampur dengan buah biasanya akan memberikan tambahan rasa yang lebih kuat, dan membuat daging menjadi lebih lembut.Sebab, katanya, bumbu marinasi yang digunakan lebih terkonsentrasi, karena tidak ada tambahan air.Sementara untuk daging sapi lokal, umumnya punya karakter yang memang cocok dimarinasi dengan teknik yang kompleks.Baca juga: freepik.com Ilustrasi daging sapi."Kita tidak bisa membedakan (antara teknik marinasi daging sapi di Korea pakai buah) dengan Indoensia. Indonesia punya gaya sendiri, mereka biasanya pakai proses masak lebih lama," ujar Vindex.Di Indonesia, sambungnya, proses marinasi menggunakan rempah, turut melibatkan beragam tambahan bahan. Mulai dari santan, kaldu, air, dan aneka bumbu."Kalaupun di Indonesia, dia dibikin kayak grill, seperti sate maranggi, proses dagingnya juga dimarinasi. Meskipun cuma pakai kecap dan ketumbar," kata Vindex.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-03 14:42