BMKG Prediksi Wilayah Indonesia Dilanda Hujan Lebat-Angin Kencang 22-25 Desember 2025

2026-01-12 07:07:55
BMKG Prediksi Wilayah Indonesia Dilanda Hujan Lebat-Angin Kencang 22-25 Desember 2025
– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, sejumlah wilayah di Indonesia dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang.Peringatan cuaca ekstrem tersebut berlaku mulai Senin hingga Kamis .BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.Dengan mengetahui wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dan aktivitas dengan lebih aman serta meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi.Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini, Wilayah Bandar Lampung Waspada Hujan PetirBerdasarkan laporan BMKG, Kamis , ada sejumlah faktor atmosfer yang memicu potensi hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia.Fenomena atmosfer skala global, regional, hingga lokal diperkirakan berperan signifikan memengaruhi kondisi cuaca nasional dalam sepekan ke depan.Suhu muka laut yang relatif hangat jjuga bisa meningkatkan penguapan di Pesisir Barat Aceh, perairan timur Kalimantan Timur, perairan utara Pulau Jawa, serta Samudra Pasifik utara Papua.Selain itu, kondisi La Nina lemah turut berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian timur.BMKG juga mencatat adanya perbedaan tekanan udara lebih dari 10 hPa antara Gushi dan Hongkong pada 17 Desember 2025.Kondisi ini mengindikasikan perambatan seruakan udara dingin dari Asia menuju Indonesia, yang dapat meningkatkan intensitas hujan di sebagian besar wilayah.Baca juga: Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat pada 21 Desember 2025Kombinasi Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer lainnya diperkirakan aktif di Samudra Hindia barat daya Sumatera hingga selatan NTT, Laut Jawa, Selat Karimata, Laut Natuna, Kepulauan Riau, sebagian besar Kalimantan, hingga kawasan timur Indonesia.Kondisi ini berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan.BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 93S dengan tekanan pusat 1005 hPa dan kecepatan angin maksimum 25 knot. Sistem ini diperkirakan berada di Samudra Hindia selatan Jawa Timur dan bergerak ke arah barat daya.Hingga Minggu pukul 07.00 WIB, BMKG menyebut potensi Bibit Siklon Tropis 93S berkembang menjadi siklon tropis berada dalam kategori tinggi.“Diprediksi sistem akan berkembang menjadi siklon tropis kategori dua pada Senin, 22 Desember 2025 malam hari,” jelas BMKG.


(prf/ega)