- Liburan akhir tahun sering menjadi momen yang dinanti keluarga untuk berkumpul dan beristirahat dari rutinitas. Meski begitu, bepergian bersama anak, terutama yang masih kecil atau memiliki kebutuhan khusus, bisa menjadi tantangan tersendiri. Perubahan jadwal, perjalanan panjang, hingga rutinitas yang terganggu kerap memicu stres, baik bagi anak maupun orangtua.Agar liburan akhir tahun bersama anak tetap menyenangkan, berikut sejumlah tips yang bisa diterapkan, berdasarkan saran para psikolog dan ahli perkembangan anak.Baca juga: Psikolog Unair: Optimalkan Waktu Liburan Bisa Dukung Proses Tumbuh Kembang AnakMemilih cara bepergian sangat berpengaruh pada kenyamanan anak. Neuropsikolog di New York City, Nechama Sorscher, PhD menyebut perjalanan darat sering kali lebih mudah bagi anak-anak, terutama yang memiliki autisme atau sensitivitas sensorik.“Bagi anak-anak dengan autisme, perjalanan mobil selama 10 jam sering kali lebih baik daripada penerbangan 90 menit, terutama jika perjalanan dibagi menjadi dua hari,” kata Sorscher, seperti disadur dari Child Mind Institute, Senin .Ia menjelaskan, khususnya pada anak-anak yang berkebutuhan khusus, seperti autisme, cenderung lebih toleran terhadap aktivitas berulang di mobil, sementara perjalanan pesawat penuh dengan antrean, transisi, dan suara yang tidak familiar.Baca juga: Siap Jadi Orangtua Tak Cukup soal Usia, Ini Pentingnya Kematangan Emosi Menurut PsikologDok. Freepik/jcomp Ilustrasi anak di dalam mobil.Perjalanan panjang tidak harus membosankan. Michelle Thirkield, PsyD, psikolog di Pusat Gangguan Kecemasan Child Mind Institute, menyarankan orangtua memanfaatkan waktu ini untuk membangun kedekatan keluarga.“Sepakati permainan yang akan dimainkan sebelum berangkat agar anak tahu apa yang diharapkan,” ujar Thirkield. Misalnya, orangtua dapat membuat permainan berburu benda bertema liburan, seperti boneka, dekorasi natal, atau mobil-mobilan. Aktivitas sederhana ini dapat membuat anak merasa terlibat dan perjalanan terasa lebih singkat.Baca juga: Cinta Laura Terapkan Hidup Sehat Sejak Usia 20 Tahun, Terinspirasi OrangtuaHiburan menjadi kunci agar anak tidak cepat bosan selama perjalanan. Direktur blog The Mom Kind, Alicia Trautwein menyarankan orangtua menyiapkan perlengkapan hiburan khusus untuk setiap anak.“Kami menyiapkan krayon, buku mewarnai, boneka kecil, atau mainan mini dalam wadah yang mudah dijangkau anak,” kata Trautwein. Thirkield juga menambahkan, tidak masalah jika aturan waktu layar sedikit dilonggarkan selama perjalanan liburan. Mengunduh film atau acara favorit, atau bahkan tontonan baru, dapat membantu anak tetap tenang.Jika bepergian dengan mobil, jangan terburu-buru. Memberi waktu istirahat ekstra dapat membantu anak melepaskan kebosanan. Orangtua bisa mengajak anak berlari sebentar di area berumput yang aman di tempat istirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Cara ini membantu anak merasa lebih rileks dan mengurangi rewel selama perjalanan panjang.Baca juga: Ide Liburan di Jakarta: Kunjungi 5 Museum Imersif, Tiket Mulai Rp 10.000
(prf/ega)
8 Tips Liburan Akhir Tahun Bersama Anak agar Tetap Menyenangkan
2026-01-12 05:29:29
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:38
| 2026-01-12 05:28
| 2026-01-12 05:23
| 2026-01-12 05:14










































