Banjir dan Longsor di Sibolga, Jaringan Terganggu, Warga Khawatir Tak Bisa Hubungi Keluarga

2026-01-11 03:50:53
Banjir dan Longsor di Sibolga, Jaringan Terganggu, Warga Khawatir Tak Bisa Hubungi Keluarga
- Layanan jaringan seluler di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, mengalami gangguan sejak Selasa siang, dampak dari bencana banjir dan longsor yang terjadi.Gangguan komunikasi ini tidak hanya memutus akses internet, tetapi juga membuat banyak warga, terutama para perantau, khawatir karena tidak bisa menghubungi keluarga di kampung halaman.Ardy (29) adalah salah satu yang ikut cemas. Sejak siang, ponselnya tidak lagi tersambung ke keluarganya di Sibolga."Tadi terakhir masih bisa video call. Setelah itu mulai tidak bisa dihubungi lagi sampai sore tadi," ungkap Ardy, dikutip dari Tribun Medan.Hal serupa dialami Yudi (31). Sejak pukul 14.00 WIB, pesan WhatsApp ke orangtuanya hanya centang satu.Baca juga: Update Longsor dan Banjir di Tapteng Sumut: 4 Orang Tewas dan 1.952 KK Terdampak"Dari siang tadi centang satu. Ya kami khawatir, belum lagi lihat di medsos banjir makin besar. Tadi mulai bisa chat di jam 19.30," ujarnya.Sinyal yang belum stabil membuat warga hanya bisa berharap kabar lewat sesekali pesan yang masuk.Meski begitu, Yudi mengaku sudah lebih tenang setelah mengetahui kondisi orangtuanya aman.Gangguan telekomunikasi ini dipicu cuaca ekstrem dan banjir besar yang melanda Sibolga dan Tapteng sejak Senin malam .Hujan deras berintensitas tinggi memicu longsor di berbagai titik dan merusak infrastruktur kelistrikan PLN.PLN mencatat sejumlah gardu hubung terendam air, beberapa tiang distribusi patah, dan jaringan tertutup material longsor, menyebabkan pasokan listrik ke banyak wilayah terputus.Akibatnya, sejumlah BTS operator telekomunikasi ikut berhenti beroperasi sehingga jaringan seluler dan internet mati total."Sejumlah lokasi terdampak banjir dan longsor, beberapa gardu dan jaringan terendam dan tertutup material. Kondisi ini menyebabkan gangguan dan pemadaman meluas," demikian penjelasan PLN UP3 Sibolga dalam keterangan resminya.Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, mengatakan pihaknya telah menetapkan Status Siaga Kelistrikan sejak laporan pertama masuk. Tim lapangan dikerahkan untuk melakukan asesmen serta isolasi jaringan."Tim kami sudah bergerak sejak semalam. Namun, ada titik yang masih tergenang dan tidak bisa dilalui. Demi keselamatan petugas dan masyarakat, perbaikan hanya dapat dilakukan setelah kondisi benar-benar memungkinkan," ujarnya.Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Sumut: 10 Orang Tewas, 6 Hilang, 2.393 KK Terdampak


(prf/ega)