Kematian Saksi Kunci Korupsi Iwan Boedi Digugat, Polda Jateng dan Polres Semarang Absen di Sidang Perdana

2026-01-12 03:50:53
Kematian Saksi Kunci Korupsi Iwan Boedi Digugat, Polda Jateng dan Polres Semarang Absen di Sidang Perdana
SEMARANG, - Sidang praperadilan kasus tewasnya PNS Kota Semarang, Iwan Boedi Prasetijo, mulai digelar di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah, Senin .Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) selaku penggugat, yang diwakili Boyamin Saiman, hadir lebih dahulu di pengadilan."Tadi atas berlarut-larutnya penanganan perkara atas terbunuhnya Iwan Boedi," kata Boyamin saat ditemui di lokasi persidangan.Baca juga: MAKI Gugat Polda Jateng: Kematian Iwan Boedi, Saksi Kasus Korupsi Tak Terungkap Sejak 2022MAKI menggugat Polda Jawa Tengah, Polrestabes Semarang, dan Kompolnas karena belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.Gugatan dilayangkan ke Pengadilan Negeri Semarang pada Senin, 24 November 2025.Seperti diketahui, sejak 24 Agustus 2022, Iwan Boedi dilaporkan hilang dan hingga kini belum terungkap siapa pelaku pembunuhannya.Iwan Boedi merupakan saksi kunci kasus korupsi yang hilang sebelum memberikan kesaksian.Dalam sidang tersebut, perwakilan Polda Jawa Tengah dan Polrestabes Semarang tak hadir karena alasan surat kuasa."Enggak apa-apalah kita maklumi karena tadi kesetaraan karena surat kuasa gitu kan," ujarnya.Baca juga: 2 Tahun Kasus Iwan Boedi Belum Terungkap, Keluarga Minta KPK Usut KasusnyaMenurutnya, hakim sudah cukup lama memberikan waktu bagi penggugat dan tergugat melakukan persiapan sidang praperadilan."Sudah lebih dari 3 minggu waktu antara kita daftar sampai gugatan ini. Artinya kan hakim juga sudah menilai," lanjutnya.Boyamin mengapresiasi Kompolnas yang hadir mengikuti sidang meski berasal dari Jakarta."Bahkan yang Jakarta saja Kompolnas sudah beres kok. Gitu loh ya. Ini itu semakin menunjukkan memang mereka (polisi) tidak profesional dalam menangani perkara ini," ungkapnya.Menurutnya, tak terungkapnya pembunuh Iwan Boedi merupakan peristiwa buruk dalam pemberantasan korupsi."Orang akan makin takut membongkar atau bersaksi kasus korupsi," ujarnya.Baca juga: Hampir 2 Tahun Pembunuhan Iwan Boedi Tak Terungkap, Keluarga Korban Takut Kasusnya Hilang


(prf/ega)