JAKARTA, - Ketua Komisi V DPR Lasarus meminta pemerintah tidak mengabaikan pengamanan terhadap tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru).Menurutnya, pemerintah harus dapat membagi energinya di tengah penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Pasalnya, ia melihat bahwa mobilitas masyarakat di daerah yang tidak terdampak bencana tetap tinggi dalam menyambut libur Nataru."Tentu pemerintah harus membagi energi yang cukup. Di satu sisi mengerahkan kekuatan menangani bencana, di satu sisi juga kita akan menangani atau mengawal pergerakan masyarakat. Biasanya ada pergerakan masyarakat dalam jumlah besar menjelang Natal dan Tahun Baru," ujar Lasarus dalam rapat kerja dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Senin .Baca juga: Ini 5 Provinsi dan Kabupaten/Kota Tujuan Favorit pada Libur Nataru 2026Untuk menghadapi tingginya arus mudik saat libur Nataru, ia meminta Korlantas Polri menyusun rekayasa lalu lintas memperkuat koordinasi dengan pihak terkait lainnya.Waktu persiapan yang singkat jelang libur Nataru, kata Lasarus, membutuhkan kerja cepat serta strategi yang matang dibanding tahun-tahun sebelumnya."Kita harus berbagi tugas, di satu sisi kita kerahkan tenaga kita sekuat-kuatnya untuk menangani bencana ini, supaya cepat tertangani, di sisi lain pun kita dalam waktu yang sangat pendek ini untuk mempersiapkan diri menangani mudik dan balik Natal dan Tahun Baru," ujar Lasarus.Selain pemerintah, perusahaan transportasi darat, laut, dan udara juga diimbau agar memastikan layanan dalam kondisi maksimal.Setiap moda transportasi diminta memberikan pelayanan terbaik, mengingat lonjakan penumpang diprediksi tetap tinggi meskipun sejumlah daerah tengah terdampak bencana.Baca juga: Menhub Sebut 119,5 Juta Orang Berpotensi Lakukan Perjalanan pada Libur Nataru 2025/2026Kompas.com/ Tresno Setiadi Kemacetan panjang kendaraan mewarnai arus mudik di ruas Jalan Pejagan Brebes- Prupuk Tegal, Jawa Tengah H-2 Lebaran, Senin .Dalam rapat tersebut, Kemenhub memprediksi puncak arus mudik Natal 2025 akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada Jumat, 2 Januari 2026.“Puncak perjalanan diperkirakan pada Rabu, 24 Desember 2025, untuk arus keberangkatan dan Jumat, 2 Januari 2026, untuk arus balik dan kepulangan,” ujar Dudy.Dua tanggal tersebut akan menjadi fokus utama pengendalian lalu lintas dan pengaturan operasional seluruh moda transportasi.Baca juga: KAI dan KNKT Selesai Inspeksi Jalur KA Jelang Nataru, Tekankan Utamakan KeselamatanDudy mengatakan potensi kepadatan arus mudik juga terjadi di sejumlah rute pilihan masyarakat, baik jalur arteri maupun jalan tol.Sementara, pengguna jalan tol diperkirakan paling banyak melewati wilayah padat lalu lintas di sekitar Jabodetabek.Untuk itu, Dudy menilai bahwa rekayasa lalu lintas dan peningkatan fasilitas di titik rawan kemacetan perlu dipersiapkan sejak dini.Baca juga: 13 Stasiun untuk Daftar Angkutan Motor Gratis Nataru 2025/2026"Sehingga baik jalur arteri maupun jalur tol, potensi kemacetan pada titik-titik rawan perlu diantisipasi melalui rekayasa lalu lintas dan penambahan fasilitas pelayanan atau peristirahatan," ujar Dudy.
(prf/ega)
Pemerintah Diminta Membagi Tugas untuk Antisipasi Nataru dan Penanganan Bencana
2026-01-11 15:18:15
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:19
| 2026-01-11 15:19
| 2026-01-11 15:01
| 2026-01-11 14:15










































