Kisah Raja Belanda Diam-diam Kerja Sampingan Jadi Kopilot di Maskapai Komersial

2026-01-12 00:14:17
Kisah Raja Belanda Diam-diam Kerja Sampingan Jadi Kopilot di Maskapai Komersial
- Raja Belanda Willem-Alexander mengaku pernah diam-diam bekerja sampingan menjadi kopilot di maskapai komersial besar KLM Royal Dutch Airlines.Pengakuan tersebut disampaikan oleh Raja Willem-Alexander pada 2017 lalu. Dia sendiri naik tahta menjadi Raja Belanda pada 2013.Sementara saat itu dirinya mengaku bahwa telah menjalani pekerjaan sampingan paruh waktunya selama 21 tahun.Baca juga: Kisah Nawaz Sharif, Eks PM Pakistan yang Dipecat gara-gara Font Calibri di Microsoft WordDikutip dari TheGuardian , Willem-Alexander menjadi “pilot tamu” reguler di armada Fokker 70 milik KLM. Dia sebelumnya juga sempat bekerja di maskapai Martinair.Sebagai penerbang tamu, dia menjalani pekerjaan sampingannya itu sekitar dua kali dalam sebulan.Willem-Alexander selalu bekerja menjadi kopilot di armada Fokker 70 untuk layanan penerbangan KLM Cityhopper.Raja Belanda itu menyebut bahwa terbang sebagai hobi yang memungkinkannya untuk meninggalkan tugas kerajaan di daratan sementara waktu.“Anda memiliki pesawat, penumpang, dan awak pesawat. Anda bertanggung jawab atas mereka,” ucapnya.“Anda tidak bisa membawa masalah dari darat ke langit. Anda bisa sepenuhnya melepaskan diri dan fokus pada hal lain. Bagian itulah yang paling menenangkan bagi saya saat terbang,” lanjutnya.Selain itu, dia rutin menjadi kopilot di KLM untuk mempertahankan lisensi pilotnya agar terus aktif.Baca juga: Militer Swiss Pernah Tak Sengaja Menginvasi Negara Tetangga, Begini CeritanyaWillem-Alexander tidak secara terang-terangan mengaku sebagai raja Belanda ketika bekerja sebagai kopilot di penerbangan komersial.Dilansir dari BBC , dia tidak pernah menggunakan namanya saat menyapa para penumpang pesawat sebagai kopilot.Namun demikian, ada beberapa penumpang KLM yang tetap mengenali suaranya melalui pengeras suara.Bahkan, sang raja Belanda jarang dikenali saat berseragam dan mengenakan topi pilot KLM ketika berjalan di Bandara Schiphol, Amsterdam.“Keuntungannya adalah saya selalu bisa mengatakan bahwa saya dengan hangat menyambut penumpang atas nama kapten dan awak pesawat,” ujarnya.


(prf/ega)