- Pelaku usaha pariwisata di Bali mengeluhkan kondisi kunjungan wisatawan yang dinilai menurun selama periode Natal dan Tahun Baru (nataru 2025/2026), terutama dari wisatawan mancanegara.Seorang sopir pariwisata yang juga mengelola usaha tour and travel secara mandiri, Komang, mengakui bahwa terjadi penurunan jumlah tamu asing dalam beberapa pekan terakhir.Ia menduga sebagian wisatawan mancanegara memilih berlibur ke Thailand karena ajang SEA Games yang bertepatan dengan momentum libur Nataru."Sedikit (menurun). Kedatangan tamu sih menurun. Karena di Thailand kan ada SEA Games bertepatan sama Nataru. Jadi kebanyakan ke sana," ujar Komang, dikutip dari Kompas.com, Senin .Baca juga: UMP Bali 2026 Diusulkan Naik Jadi Rp 3.196.430Keluhan serupa disampaikan Ketua Asosiasi Agen Tur dan Perjalanan Indonesia (ASITA) Bali, I Putu Winastra, yang mengakui adanya penurunan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata."Memang terjadi penurunan kunjungan," kata Putu dikutip dari Kompas.com, Selasa .Meski belum memiliki data persentase resmi, Putu menyebut tingkat hunian akomodasi miliknya pada Desember 2025 hanya berkisar 10 hingga 15 persen.Lalu, apa kata Gubernur Bali I Wayan Koster dan Dinas Pariwisata Bali soal penurunan jumlah wisatawan saat libur Nataru 2025/2026?Baca juga: BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Selat Bali, ASDP Utamakan Keselamatan PenyeberanganGubernur Bali I Wayan Koster membantah keras anggapan bahwa Bali sepi wisatawan selama libur Nataru 2025/2026 berdasarkan data kunjungan yang dimiliki pemerintah.“Bohong, saya punya data, setiap hari totalnya meningkat,” ucap Koster dikutip dari Antara, Senin .Menurut Koster, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara saat ini telah menembus 20.000 orang per hari.Jumlah tersebut diklaim meningkat dari sebelumnya sekitar 17.000 kunjungan.Secara akumulatif, kunjungan wisman dari Januari hingga pertengahan Desember 2025 mencapai 6,7 juta, naik dibandingkan periode yang sama 2024 sebanyak 6,3 juta.“Tempo hari kunjungan naik kira-kira 8 persen, sekarang hitung saja per data, hingga hari ini tahun 2024 6,3 juta sekarang 6,7 juta, naik 400 ribu,” ucapnya.Baca juga: Cuaca Ekstrem 11–18 Desember 2025, Ini Wilayah Bali yang Berisiko Banjir dan LongsorKoster menilai kesan sepi muncul karena cuaca musim hujan yang membatasi aktivitas wisatawan di luar ruangan serta mengurangi mobilitas harian.
(prf/ega)
Kata Wayan Koster dan Dispar soal Bali Sepi Wisatawan Saat Libur Nataru 2025/2026
2026-01-12 09:08:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:45
| 2026-01-12 07:40
| 2026-01-12 07:19
| 2026-01-12 06:59










































