YouTube Luncurkan Fitur Batas Waktu Menonton Shorts, Ini Cara Mengaturnya

2026-01-12 04:21:55
YouTube Luncurkan Fitur Batas Waktu Menonton Shorts, Ini Cara Mengaturnya
- YouTube meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menetapkan batas durasi harian untuk menonton Shorts.Peluncuran dilakukan di Jakarta Selatan, Kamis, dengan tujuan memberi kontrol lebih kepada remaja dan orang tua.Fitur ini menambah perlindungan di samping pengingat “Take a Break” dan “Bedtime” yang sudah aktif untuk pengguna di bawah 18 tahun.Langkah ini menjadi bagian dari upaya YouTube untuk memastikan pengalaman menonton yang aman dan sehat bagi pengguna muda.Baca juga: YouTube Rilis 2 Fitur Baru di Indonesia, Penjaga Mental dan Pembatasan Shorts"Hari ini, dengan bangga saya sampaikan bahwa kami meluncurkan fitur baru yang memberi pengguna kendali dan menetapkan batas waktu menonton Shorts," kata Global Head of Healthcare YouTube & Google Health, Garth Graham, seperti dilansir dari Antara.Pengguna dapat menyesuaikan batas harian melalui menu Setelan > Umum > Batas feed Shorts./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Pilihan waktu pengingat tersedia dalam 15 menit, 30 menit, 45 menit, 1 jam, dan 2 jam.Setelah batas tercapai, sistem akan memberi notifikasi bahwa feed Shorts dihentikan sementara untuk hari itu.Baca juga: 2 Cara Menghapus History YouTube di HP dan Laptop dengan MudahYouTube berencana mengintegrasikan batas waktu Shorts pada akun yang diawasi (supervised accounts).Dengan fitur ini, orang tua dapat menetapkan batas yang tidak bisa diabaikan oleh remaja.Platform juga meningkatkan perlindungan bagi remaja melalui sistem rekomendasi yang menampilkan video sesuai minat, aman, dan menyenangkan.Urutan video dirancang untuk membatasi konten yang mungkin aman jika sekali ditonton, namun bermasalah jika ditonton berulang kali.Frekuensi munculnya konten bermasalah di seluruh dunia juga akan dikurangi guna mencegah kebiasaan menonton berlebihan.Awalnya, perlindungan hanya mencakup tiga kategori konten. Setelah evaluasi dan konsultasi dengan Youth and Families Advisory Committee, perlindungan diperluas menjadi enam kategori, termasuk konten tentang perbandingan fisik, agresi sosial, dan saran keuangan yang buruk atau tidak realistis.


(prf/ega)