[POPULER TREN] Cara Hemat Token Listrik Rp 100.000 untuk 49 Hari | Fakta Banjir Bandang Guci Tegal

2026-01-12 06:40:54
[POPULER TREN] Cara Hemat Token Listrik Rp 100.000 untuk 49 Hari | Fakta Banjir Bandang Guci Tegal
– Sejumlah peristiwa menarik menyita perhatian pembaca kanal Tren Kompas.com sepanjang Minggu .Isu cuaca ekstrem, bencana alam, fenomena global, hingga tips penghematan sehari-hari menjadi topik yang paling banyak dibaca.Mulai dari peringatan dini hujan lebat dan angin kencang dari BMKG, banjir bandang di kawasan wisata Guci, hingga fenomena salju di Arab Saudi.Baca juga: [POPULER TREN] Wilayah Berpotensi Hujan Lebat 19-20 Desember 2025 | Fakta Bupati Bekasi Ade Kuswara Kena OTT KPKSelain itu, informasi praktis seperti cara menghemat token listrik Rp 100.000 bagi anak kos serta polemik bantuan 30 ton beras dari Uni Emirat Arab (UEA) juga ramai diperbincangkan.Berikut rangkuman berita populer di kanal Tren Kompas.com, Minggu :Tips menghemat token listrik Rp 100.000 menjadi salah satu artikel terpopuler.Dosen Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Yogyakarta, Toto Sukisno, menjelaskan bahwa anak kos dengan pemakaian standar membutuhkan sekitar 1,45 kWh per hari.Dengan daya 900 VA dan tarif listrik Rp 1.352 per kWh, token listrik Rp 100.000 setelah dipotong PPJ dapat menghasilkan sekitar 72,19 kWh, sehingga bisa bertahan hingga kurang lebih 49 hari.Penghematan dapat dilakukan dengan mematikan alat elektronik saat tidak digunakan, memilih perangkat hemat energi, serta menghindari penggunaan peralatan elektronik yang sudah rusak.Baca selengkapnya di "Cara Hemat Token Listrik Rp 100.000 agar Tahan hingga 49 Hari untuk Anak Kos".Banjir bandang melanda kawasan wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu sore.Hujan berintensitas tinggi menyebabkan Sungai Gung meluap dan menghantam area pemandian air panas, termasuk Pancuran 13 yang dilaporkan lenyap tersapu arus.BPBD Jawa Tengah memastikan tidak ada korban jiwa, namun sejumlah fasilitas wisata rusak dan beberapa area ditutup sementara demi keselamatan.Baca selengkapnya di "Fakta Banjir Bandang Guci Tegal yang Lenyapkan Kolam Pemandian Air Panas".BMKG merilis peringatan dini cuaca terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang pada 21–22 Desember 2025.


(prf/ega)