Curah Hujan Tinggi, BI Solo Waspadai Pasokan Cabai Terganggu Jelang Nataru

2026-01-12 06:20:52
Curah Hujan Tinggi, BI Solo Waspadai Pasokan Cabai Terganggu Jelang Nataru
SOLO, - Bank Indonesia (BI) Solo, Jawa Tengah, mengeluarkan peringatan terkait pasokan cabai yang terpengaruh oleh tingginya curah hujan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, menyatakan bahwa terbatasnya pasokan cabai dapat berakibat pada kenaikan harga."Yang diwaspadai cabai ini sedikit terganggu pasokannya karena mungkin curah hujan yang berkepanjangan dan mungkin beberapa daerah pemasok yang gagal panen sehingga pasokan lebih terbatas," ujar Dwiyanto di Solo, Jawa Tengah, pada Senin .Baca juga: Menteri Perdagangan Temukan Harga Cabai Naik di Bandung Jelang NataruSelain cabai, Dwiyanto juga menyoroti telur ayam ras sebagai komoditas yang perlu diwaspadai.Ia menambahkan bahwa di luar kebutuhan pokok, harga emas juga diprediksi akan mengalami kenaikan.Anto, panggilan akrab dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan intervensi jika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan saat Nataru."Bisa melalui gerakan pasar murah. Kita hadirkan komoditas-komoditas penting itu mendekat ke masyarakat, kelurahan-kelurahan, kita bawa beras dengan harga terjangkau, lalu telur, cabai, dan komoditas lainnya dengan harga terjangkau," ujarnya.Anto menambahkan bahwa TPID akan bekerja sama dengan daerah lain di Soloraya jika pasokan komoditas pangan dari dalam Solo terbatas."Jika pasokan dari dalam Solo terbatas kita bisa kerja sama dengan daerah lain seperti Karanganyar, Sragen, dan sebagainya," kata dia./Labib Zamani Ketua DPD PSI Solo, Astrid Widayani di Balai Muhammadiyah Solo, Jawa Tengah, Sabtu .Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, mengungkapkan bahwa TPID secara rutin mengadakan pertemuan setiap minggu untuk membahas harga komoditas pangan di Solo.Ia memastikan bahwa stok kebutuhan pangan di pasar tradisional Solo masih dalam kondisi aman.Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Harga Cabai dan Wortel di Madiun Melonjak"Untuk sejauh ini Alhamdulillah dari BI koordinasi dengan Disdag di pasar tradisional itu selalu ada laporan ke kami dan Alhamdulillah masih baik (aman)," kata Astrid.Mengenai pasokan bahan pokok di Solo yang terpengaruh oleh curah hujan tinggi, Astrid menegaskan bahwa stok masih aman."Stok (bahan pokok) kita dari beberapa wilayah. Karena kita bukan penghasil, kita ambil dari wilayah terdekat Insyaallah aman," ujarnya.


(prf/ega)