JAKARTA, - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memprediksi pemerintah tidak akan melakukan impor beras hingga akhir 2025.Pernyataan itu disampaikan Amran menyusul rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut produksi beras dalam negeri Januari-Desember diprediksi mencapai 34,77 juta ton atau naik 13,54 persen.“Biasanya data BPS itu tingkat kepastiannya tinggi. Jadi, insya Allah tahun ini kita tidak ada impor beras,” kata Amran dalam keterangan resminya, Senin .Baca juga: Stok Beras Bulog 3,9 Juta Ton, Titiek Soeharto Ingatkan Mutu dan KualitasMenurut Amran, jika dalam satu bulan ke depan tidak ada persoalan, maka target swasembada pangan bisa terwujud.Data dari BPS itu, menurutnya, menjadi sinyal kuat Indonesia bakal mencapai swasembada pangan. “Saya ucapkan terima kasih tak terhingga kepada semua pihak atas capaian ini,” tutur Amran.Lebih lanjut, Amran menyebut bahwa pemerintah bakal terus memperkuat program strategis seperti mencetak sawah baru, perbaikan jaringan irigasi, optimalisasi lahan, hingga teknologi pertanian.Menurut Amran, keempat kebijakan itu dirintis Kementerian Pertanian di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.“Yang pertama adalah cetak sawah, itu sudah pasti jangka panjang. Kemudian oplah. Kemudian irigasi yang kita bangun. Itu meningkatkan produksi. Kemudian alat mesin pertanian,” ujarnya.Terpisah, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyebut produksi beras nasional meningkat tajam pada tahun 2025.Berdasarkan data yang pihaknya himpun, produksi beras Januari-Desember 2025 mencapai 34,77 juta ton, atau meningkat 4,14 juta ton.Jumlah itu meningkat 13,54 persen dibanding periode yang sama pada 2024.Baca juga: Mentan Amran Sebut Harga Beras di 225 Daerah Sudah Turun
(prf/ega)
Produksi Beras Naik, Mentan: Insya Allah Tahun Ini Tak Ada Impor
2026-01-12 05:57:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:25
| 2026-01-12 05:39
| 2026-01-12 04:48
| 2026-01-12 04:11
| 2026-01-12 04:04










































