- Program Artificial Intelligence (AI) milik Google, Gemini telah mengalami peningkatan versi, dari sebelumnya Gemini 2.5 kini menjadi Gemini 3 Pro. Peningkatan versi ini turut membawa pembaruan pada alat pengolahan gambarnya.Alat AI Image Generator Nano Banana di Gemini 2.5 ditingkatkan menjadi Nano Banana Pro di Gemini 3 Pro. Dengan alat baru, pengolahan gambar Gemini 3 Pro di atas kertas memiliki sejumlah peningkatan.Baca juga: 20 Foto Hasil Gemini 3 Pro: Makin Realistis, Teks Lebih Jelas, dan Banyak StyleGoogle mengeklaim Nano Banana Pro lebih mampu memahami perintah pengguna, membuat teks yang lebih jelas, dan penggabungan beberapa gambar yang lebih baik, dibandingkan dengan Nano Banana “reguler”.Kami sempat menjajal dan membandingkan pengolahan gambar di Gemini 3 Pro (Nano Banana Pro) dan Gemini 2.5 (Nano Banana). Lantas, bagaimana perbedaan Gemini 3 Pro dan Gemini 2.5? Untuk lebih lengkapnya, simak perbandingannya di bawah ini.Kami membandingkan foto atau gambar olahan Nano Banana Pro dan Nano Banana melalui beberapa skema. Misalnya, kami mencoba kemampuan mereka untuk membuat beberapa objek, seperti seperti orang, pemandangan, dan hewan.Kemudian, kami juga menguji pemahaman Gemini 3 Pro dan Gemini 2.5 untuk membuat gambar dalam beberapa konteks, seperti konteks orang, tempat, pencahayaan, warna, dan rasio. Pengujian turut menyertakan kemampuan dalam mengolah teks.Selain itu, kami turut membandingkan dua alat AI Image Generator itu untuk membuat berbagai jenis foto dan gambar. Untuk mengumpulkan datanya, foto atau gambar dari Nano Banana Pro dan Nano Banana dibuat dengan satu prompt yang sama.Kemudian, gambar atau foto yang dibandingkan adalah hasil pertama yang muncul dari pengolahan kedua alat tersebut, tanpa ada perintah pengolahan ulang dan tidak melibatkan pengeditan tambahan.Dalam skema ini, Gemini 3 Pro dan Gemini 2.5 secara umum sama-sama bisa menghasilkan objek orang fiksi dengan karakteristik yang mendekati prompt, seperti warna kulit, rambut, hidung, bentuk mata, pakaian, dan ekspresi.Namun, jika dilihat lebih lanjut, Nano Banana Pro bisa menghasilkan foto orang dengan detail-detail yang lebih sesuai, seperti detail bayangan yang tampak jelas, depth yang halus (tidak bokeh semua), pencahayaan natural, dan elemen yang lebih bertekstur (tidak halus)./Zulfikar Hardiansyah Perbandingan pembuatan foto objek orang dari Gemini 3 Pro (kiri) dan Gemini 2.5 (kanan).Prompt:Perempuan muda dengan tampilan Indonesia, kulit cerah, tubuh ramping. Full-body shot rasio 3:4. Wajah oval dengan mata almond berukuran sedang dan ekspresi lembut ramah, alis hitam natural dengan sedikit lengkungan halus, hidung kecil–sedang dengan batang halus dan ujung membulat lembut. Rambut pendek hitam. Mengenakan crop top putih dan jeans high-waist warna light blue. Berdiri santai di rooftop garden modern dengan tanaman pot dan pemandangan kota pada siang hari cerah. Foto realistis, bayangan tampak, tidak bokeh, pencahayaan natural, warna natural, depth of field halus, gaya outdoorcasual.Sama seperti objek orang, foto hewan yang dihasilkan Gemini 3 Pro terasa lebih natural dibanding pendahulunya. Kesal natural ini dapat terlihat jelas dari bulu-bulu dari objek singa betina yang lebih bertekstur pada hasil olahan Gemini 3 Pro.Sementara itu, Nano Banana biasa pada Gemini 2.5 menghasilkan singa dengan tekstur bulu yang cukup halus. Jatuh bayangan dari arah pencahayaan pada singa juga terasa lebih detail ditampilkan oleh Gemini 3 Pro./Zulfikar Hardiansyah Perbandingan foto hewan olahan Gemini 3 Pro (kiri) dan Gemini 2.5 (kanan).Prompt:A hyper-realistic photo of a lioness walking through tall golden dry grass in an African savanna. The lioness has golden-brown fur with visible muscle definition, sharp eyes focused to the right, upright ears, detailed whiskers, and natural fur texture. Warm golden-hour sunlight illuminates her body, creating soft highlights and natural shadows. The background consists of blurred tall grass in warm yellow tones, generating a shallow depth of field. The scene feels wild, natural, and atmospheric, captured at eye-level with crisp detail, high dynamic range, and lifelike colors.Pada skema pembuatan foto close up, kami meminta Nano Banana Pro dan Nano Banana untuk mengedit gambar orang yang sudah ada menjadi foto jarak dekat dengan terdapat spotlight hangat warna kuning-oranye di bagian tubuh atas dan muka.Hasilnya lagi-lagi Gemini 3 Pro bisa menghasilkan foto dengan detail yang lebih kuat. Misalnya, uraian-uraian rambut objek lebih memiliki tekstur yang jelas pada hasil foto olahan Gemini 3 Pro, sedangkan Gemini 2.5 lebih halus.Kemudian, bentuk bayangan juga tampak lebih natural pada hasil foto Gemini 3 Pro. Foto dari Gemini 3 Pro juga bisa menampilkan pori-pori wajah. Selain itu, yang cukup mengesankan ada detail refleksi cahaya pada mata objek.Dalam foto hasil olahan Nano Banana Pro, iris mata objek yang bening bisa tampak merefleksikan cahaya kuning-oranye yang menyorotnya. Sementara, iris mata di foto Nano Banana tampak polos dan hanya memantulkan titik cahaya kecil./Zulfikar Hardiansyah Perbandingan foto close-up olahan Gemini 3 Pro (kiri) dan Gemini 2.5 (kanan).Prompt:Edit subjek perempuan dalam foto tersebut menjadi foto sinematik dengan spotlight hangat (kuning-oranye) membentuk lingkaran cahaya di belakang perempuan itu. Spotlight natural dengan terdapat patahan antara tubuh dan latar. Bayangan kuat di satu sisi kanan. Perempuan mengenakan atasan tanpa lengan hitam. Pencahayaan dramatis, suasana moody, tekstur wajah detail, ultra realistis. Ekspresi perempuan itu tenang. Latar abu-abu polos. Angle eye-level, kamera sejajar dengan mata subjek, diambil dari depan (straight-on), komposisi medium close-up, fokus pada wajah dan bagian atas tubuh. Jangan ubah wajah.
(prf/ega)
10 Perbandingan Foto Gemini 3 Pro vs Gemini 2.5, Begini Hasilnya
2026-01-11 22:52:02
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:18
| 2026-01-11 22:16
| 2026-01-11 22:02
| 2026-01-11 21:19










































