Jakarta Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese di Sydney, Rabu menghasilkan perjanjian bilateral baru di bidang keamanan antara Indonesia-Australia. PM Albanese menyebut perjanjian tersebut menandai era baru hubungan Indonesia-Australia.Advertisement"Perjanjian ini merupakan pengakuan dari kedua negara kita bahwa cara terbaik untuk mengamankan perdamaian dan stabilitas tersebut adalah dengan bertindak bersama," kata PM Albanese saat menyampaikan pernyataan pers bersama usai pertemuan dengan Prabowo di Kapal HMAS Canberra, Australia, Selasa .Adapun perjanjian keamanan Indonesia-Australia sebelumnya diteken pada era pemerintahan Presiden kedua RI Soeharto atau 30 tahun lalu. Perjanjian ini akan dibangun berdasarkan Perjanjian Lombok 2006 yang menegaskan kembali integritas dan kedaulatan wilayah Indonesia."Perjanjian ini juga dibangun berdasarkan perjanjian kerja sama pertahanan yang kita tandatangani bersama tahun lalu," ucap PM Albanese.PM Albanese menjelaskan perjanjian keamanan ini akan mengikat Australia dan Indonesia untuk berkonsultasi di tingkat pemimpin dan menteri secara berkala mengenai masalah keamanan.
(prf/ega)
Prabowo-Albanese Sepakati Perjanjian Keamanan Baru, Akan Diteken Resmi Januari 2026
2026-01-12 05:18:29
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:04
| 2026-01-12 04:49
| 2026-01-12 04:12
| 2026-01-12 03:53
| 2026-01-12 03:26










































