Hari Anak Sedunia, Menteri PPPA Soroti Maraknya Kasus Kekerasan pada Anak

2026-01-15 07:27:46
Hari Anak Sedunia, Menteri PPPA Soroti Maraknya Kasus Kekerasan pada Anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyoroti maraknya kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia. Ia menyebut keluarga memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kekerasan."Yang penting adalah bagaimana kita tetap mendengarkan suara anak karena ciri dari sebuah keluarga yang bisa meminimalisir kekerasan adalah ketika anak mempunyai ruang untuk bercerita, mempunyai ruang untuk berbicara. Mudah sekali mendeteksinya. Ketika di rumah sudah tidak ada komunikasi maka kita bisa lihat akibatnya seperti itu," kata Arifah dalam sambutannya pada Festival Anak Sedunia 2025 di Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).Arifah membeberkan hasil analisa internal Kementerian PPPA mengenai meningkatnya angka pelaporan kasus kekerasan terhadap anak. Menurutnya, kenaikan laporan tak hanya menunjukkan tingginya kasus, tetapi juga keberhasilan kampanye berani bicara."Nah, kami melakukan analisa internal di kementerian kami, kenapa kekerasan terhadap anak angkanya semakin tinggi. Satu sisi, kami merasa bahwa keberhasilan kampanye untuk berani berbicara ini berhasil karena semakin banyaknya yang melaporkan. Tetapi ini juga menjadi catatan kita," ujar Arifah.Arifah kemudian menjelaskan hasil analisa internal Kementerian PPPA tentang penyebab kekerasan terhadap anak. Ia menyebut ada lima faktor yang menjadi penyebab kekerasan."Pertama faktor ekonomi, kedua pola asuh. Orang tua kita banyak yang curhat sulit memberikan pengasuhan kepada anaknya," katanya."Yang ketiga adalah faktor gadget, yang keempat faktor lingkungan dan yang kelima adalah faktor pernikahan anak usia dini," sambungnya.Arifah mengajak seluruh pihak untuk bekerja bersama menyelesaikan persoalan perempuan dan anak. Ia menegaskan bahwa pekerjaan ini membutuhkan komitmen dan niat yang tulus."Saya yakin kalau kita bisa berkolaborasi bersama-sama persoalan ini bisa kita selesaikan bersama-sama. Karena menyelesaikan persoalan perempuan dan anak tidak bisa hanya sekadar tugas, tapi harus panggilan hati. Karena dengan pekerjaan yang berangkat dari hati, apapun yang akan terjadi bisa kita lewati bersama-sama," tutupnya.Lihat juga Video: 57% Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, 27% Pelakunya Keluarga[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-15 05:32