Utus Wamenkeu Thomas Hadiri RDG BI, Purbaya Pastikan Tidak Ada Unsur Politis

2026-02-04 01:45:13
Utus Wamenkeu Thomas Hadiri RDG BI, Purbaya Pastikan Tidak Ada Unsur Politis
JAKARTA, - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kehadiran Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), Rabu , tidak ada unsur politis.Dia menjelaskan, kehadiran Wamenkeu di RDG BI kemarin sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia Pasal 43 ayat 1 a yang memperbolehan pejabat setingkat menteri mewakili pemerintah untuk hadir di RDG BI."Enggak (ada unsur politis), itu kan undang-undangnya memang membolehkan pemerintah mengirim pejabat setingkat menteri untuk mengikuti Rapat Dewan Gubernur yang menentukan tingkat suku bunga," ujarnya saat ditemui di The Westin Jakarta, Kamis .Baca juga: Purbaya: Rp 188 Triliun Kredit Produktif Sudah Mengalir ke Sektor RiilPurbaya menjelaskan tujuan dia mengirim Wamenkeu Thomas untuk mewakilinya mengikuti RDG BI, yakni hanya untuk mensinkronkan pandangan antara pemerintah dan bank sentral."Saya pikir untuk menjelaskan pandangan saja dan melihat bagaimana sih situasi di bank sentral," jelasnya.Setelah pertemuan kemarin diharapkan kedua instansi dapat berkoordinasi lebih baik lagi demi mendorongpertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi ke depannya."Ke depan akan lebih sinkron antara pemerintah dan bank sentral. Jadi bukan negatif harusnya pandangannya, harus lebih positif ke depannya," tuturnya.Sebelumnya, BI untuk pertama kalinya mengundang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada RDG BI November 2025. Namun kehadiran Purbaya kali ini diwakili oleh Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono pada Rabu .Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) diundang sebagai perwakilan pemerintah dalam RDG BI.Namun demikian, dalam Rapat Dewan Gubernur BI, perwakilan dari Kemenkeu diberikan hak bicara tanpa hak suara. Hal ini sesuai dengan UU BI Pasal 43 ayat 1 a.""Pada hari ini untuk Rapat Dewan Gubernur kehadiran Menteri Keuangan diwakili oleh Wakil Menteri Keuangan Bapak Thomas Djiwandono sebagai wakil pemerintah berdasarkan surat kuasa Menteri Keuangan," ujar Perry dalam konferensi pers RDG BI pada Rabu .Baca juga: Cak Imin: Presiden Perintahkan Purbaya dan Mendag Tutup Keran Impor ThriftingDalam UU BI Pasal 43 ayat 1 huruf a disebutkan RDG diselengarakan sekurang-kurangnya satu kali dalam sebulan untuk menetapkan kebijakan umum di bidang moneter yang dapat dihadiri oleh seorang menteri atau lebih yang mewakili pemerintah dengan hak bicara tanpa hak suara."Sesuai UU BI di atas, Dewan Gubernur memandang perlu untuk mengundang Menteri Keuangan untuk hadir dalam setiap rapat dewan Gubernur bulanan guna memperkuat koordinasi kebijakan moneter BI dan kebijakan fiskal pemerintah yang selama ini telah erat semakin dipererat untuk menjaga stabilitas makro ekonomi dan bersama mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," jelasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-04 01:34