Soal Tambang Emas Penyebab Banjir, Wamen ESDM: Katanya Wilayah Kerjanya Jauh

2026-01-17 04:39:56
Soal Tambang Emas Penyebab Banjir, Wamen ESDM: Katanya Wilayah Kerjanya Jauh
JAKARTA, – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyatakan bahwa lokasi tambang emas yang disebut-sebut sebagai penyebab banjir bandang di Pulau Sumatera berada jauh dari wilayah bencana.“Katanya wilayah kerjanya jauh,” ujar Yuliot usai menghadiri rapat di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin seperti dikutip dari Antara.Ia menambahkan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan turun langsung ke tiga provinsi terdampak banjir bandang dan longsor.Baca juga: Mentan Siapkan Bantuan untuk Petani-Peternak Terdampak Banjir SumateraKunjungan tersebut untuk memastikan kondisi lapangan, mulai dari ketersediaan energi hingga keberadaan lokasi tambang yang dituding sebagai pemicu bencana.“Ini dicek di lapangan, besok Pak Menteri akan lihat dari atas. Besok (Selasa),” kata Yuliot.Sebelumnya Walhi Sumut menyebutkan bahwa bencana banjir dan longsor di beberapa kabupaten di Sumater Utara  bukan hanya diakibatkan oleh intensitas hujan."Namun sebagai dampak akumulatif dari kerusakan-kerusakan ekosistem Batang Toru yang terjadi selama ini," sebutnya dalam akun resmi IG Walhi Sumut, Jumat .Dalam postingan lainnya, Walhi Sumut mengungapkan bahwa bencana banjir bandang tersebut membawa ribuan kubik gelondongan kayu hasil pembukaan hutan yang memghantam pemukiman warga.Menurut Walhi Sumut, di atas perbukitan terdapat tambang emas milik PT Agincourt Resources (Martabe). Dari pencitraan satelit terbaru 2025 pembukaan hutan di areal Harangan Tapanuli tepatnya di Kecamatan Batang Toru Tapanuli Selatan sangat masif terjadi."Padahal di lokasi hutan tersebut kaya dengan nilai konservasi tinggi dan menjadi benteng alam jika hujan terjadi," sebutnya, Kamis .Walhi Sumut mengingatkan bahwa segala bentuk industri berbagai sektor yang mengekplorasi alam harus berdasarkan kajian AMDAL yang akurat dan cermat."Izin berdirinya tambang emas PT Agincourt Resources harus segera di cek dan dievaluasi. Tidak ada ruang ruang bagi investasi jika masyarakat dan lingkungan menjadi korban," tulisnya.ANTARA FOTO/Yudi Manar Tim SAR gabungan mengevakuasi korban banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat . BPBD Tapanuli Selatan mencatat hingga Jumat sebanyak 32 orang meninggal dunia akibat banjir bandang pada Selasa . Menanggapi tudingan sebagai penyebab banjir bandang, PT Agincourt Resources (PTAR) menegaskan bahwa lokasi operasional perusahaan tidak berada di DAS yang sama dengan titik bencana di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.PTAR menjelaskan bahwa area operasi perusahaan berada di DAS Aek Pahu, tempat berbeda dan tidak terhubung dengan lokasi banjir di DAS Garoga/Aek Ngadol.“Pemantauan kami juga tidak menemukan material kayu di DAS Aek Pahu yang dapat dikaitkan dengan temuan di wilayah banjir. PTAR mendukung penuh kajian komprehensif yang dilakukan pemerintah atas seluruh faktor penyebab bencana ini dan siap bekerja sama secara transparan,” ujar Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono.Baca juga: Bahlil Perketat AMDAL Tambang Usai Banjir dan Longsor Terjang Sumatera


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-01-17 03:30