Perjuangan Aliri Listrik di Daerah Perbatasan RI, Mobil Terjebak di Lumpur hingga Tiket Pesawat Sulit

2026-01-12 07:08:55
Perjuangan Aliri Listrik di Daerah Perbatasan RI, Mobil Terjebak di Lumpur hingga Tiket Pesawat Sulit
NUNUKAN, - Petugas PLN akhirnya mulai menggeser Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) untuk masyarakat perbatasan Indonesia-Malaysia di dataran tinggi Krayan, Kalimantan Utara, setelah beberapa minggu terkendala cuaca dan masalah teknis."Kemarin, mesin PLTD untuk listrik warga Krayan Selatan sudah digeser ke Long Layu," ujar Camat Krayan Selatan, Oktafianus Ramli, saat dihubungi pada Senin .Oktafianus mengatakan, sudah lama masyarakat Krayan mengeluhkan kondisi kelistrikan. Sebab, selama ini, mereka hanya menikmati listrik selama 12 jam.Apalagi, menurut dia, listrik selama ini hanya bersumber dari PLTD dengan kapasitas 80 Kwh. Akibatnya, setiap listrik baru menyala antara pukul 18.00-20.00 wita, langsung byarpet karena saat itu menjadi beban puncak pemakaian listrik."PLN akhirnya mengirim mesin baru dengan kapasitas 100 Kwh. Semoga kendala yang selama ini terjadi, segera teratasi," katanya.Baca juga: [HOAKS] Prabowo Gratiskan Tarif Listrik Selama 3 BulanKemudian, Oktafianus menceritakan sulitnya memindahkan mesin PLTD tersebut. Pasalnya, akses jalan Krayan berubah menjadi berlumpur setiap kali musim penghujan.Selain itu, di akhir tahun, mobil pengangkut banyak disewa masyarakat untuk belanja dan semua hal berkaitan dengan Natal dan Tahun Baru (Nataru)."Tidak mudah mendapat mobil sewa di Krayan. Jalannya juga tak bisa dilewati, harus menunggu cuaca tidak hujan," ujar Oktafianus.Tak berhenti sampai di situ, menurut dia, petugas PLN juga harus membuat dudukan yang pas untuk mesin PLTD.Ditambah lagi, keberangkatan teknisi pasti akan terhambat sistem pembelian tiket pesawat ke Krayan di musim Nataru.Sebab, banyak yang ingin kembali ke Krayan saat libur Nataru. Sehingga, pembelian tiket pesawat harus menggunakan tradisi mengundi KTP.Baca juga: Tradisi Kocok KTP Demi Tiket Mudik ke Krayan di Libur Natal-Tahun Baru: Penumpang Tak Punya PilihanOktafianus menegaskan, banyak kendala yang dihadapi untuk sekedar mengirim mesin ke lokasi PLTD di Long Layu."Cuaca membuat akses jalan tak bisa dilewati, ketersediaan mobil, dan keberangkatan tekhnisi. Sejumlah faktor itu menjadi alasan mengapa PLTD lama digeser ke Long Layu," katanya.Dok.Martinus. Sejumlah masyarakat Krayan mengecek nama nama yang mendapat tiket pesawat untuk mudik. Setiap tahun jelang Nataru warga Krayan akan mengundi KTP layaknya arisan untuk mendapat tiket pesawat.Diketahui, pada Minggu, 21 Desember 2025, petugas PLN menggeser mesin PLTD dari Kota Kecamatan Krayan, Long Bawan menuju Long Layu, Krayan Selatan.Mereka menyewa tiga unit mobil gardan ganda untuk mengangkut onderdil PLTD yang sudah dipreteli demi memudahkan pengangkutan.


(prf/ega)