JAKARTA, - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk buka suara terkait kelanjutan rencana bergabungnya maskapai Pelita Air ke dalam perseroan.Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro mengatakan, rencana merger tersebut masih dibahas dengan Danantara Indonesia dan PT Pertamina (Persero) sebagai induk Pelita Air."Itu adalah satu yang kita masih dalam tahap pembicaraan dengan pemegang saham, yaitu Danantara, dan juga dengan Pertamina," ujarnya dalam Public Expose Garuda Indonesia, Kamis .Baca juga: Siapa Pemilik PO Bus Garuda Mas yang Banyak Berseliweran di Pantura?Ia menuturkan, aksi korporasi maskapai-maskapai pelat merah tersebut masih terus dikaji. Menurut Thomas ada beberapa opsi yang dipertimbangkan, namun dia enggan mengungkapkannya."Sekarang ini kita sedang menjalankan kajian dan melihat beberapa opsi untuk hal tersebut. Jadi saya belum bisa menjawab secara detail, tapi itu sedang kita lakukan sekarang," kata Thomas.Sebelumnya, Pj Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna menyatakan, perusahaan siap mengikuti arahan pemegang saham terkait rencana bergabung dengan Garuda Indonesia.Menurutnya, saat ini fokus utama Pelita Air adalah tetap memberikan layanan optimal bagi masyarakat, sementara keputusan akhir mengenai bentuk aksi korporasi tersebut sepenuhnya berada di tangan pemegang saham."Kalau itu sih prinsipnya sih, kami sih mengikuti arahan dari pemegang saham. Apapun itu kami percaya bahwa keputusan itu diambil untuk kepentingan bangsa," ucap Patria usai media briefing di Kantor Pertamina, Jakarta, Rabu .Baca juga: Banyak Pesawat Tak Bisa Terbang, DPR Bakal “Tabayyun” ke GarudaPada kesempatan berbeda, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, memastikan rencana penggabungan Pelita Air ke Garuda Indonesia tetap berjalan.Menurutnya, seluruh proses merger dilaporkan kepada Danantara Indonesia untuk dilakukan penilaian. Keputusan merger pun akan ditetapkan oleh Danantara Indonesia."Semua proses masih berjalan terus, kita laporkan ke Danantara juga untuk bisa ada penilaian sekaligus keputusan," ujar Simon di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin .
(prf/ega)
Garuda Indonesia Buka Suara Soal Kelanjutan Merger dengan Pelita Air
2026-01-12 07:06:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:43
| 2026-01-12 06:12
| 2026-01-12 05:53
| 2026-01-12 05:47
| 2026-01-12 05:09










































