Banjir Sungai Cidanau Rendam Rumah dan Ponpes di Cinangka Serang

2026-01-12 06:41:54
Banjir Sungai Cidanau Rendam Rumah dan Ponpes di Cinangka Serang
- Hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Serang, Banten, sejak Selasa sore memicu meluapnya Sungai Cidanau.Hal ini menyebabkan banjir di Kecamatan Cinangka, di mana sejumlah rumah warga serta satu pondok pesantren terdampak genangan air dengan ketinggian yang terus meningkat.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang melakukan pemantauan dan penanganan darurat di lokasi kejadian pada Rabu .Baca juga: Hujan Deras Picu Banjir di Pandeglang, 422 Rumah TerendamDilansir dari Antara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat mengatakan banjir terjadi di Kampung Kajaroan, Desa Rancasanggal. Peristiwa tersebut berlangsung setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat sejak Selasa sore."Penyebab kejadian adalah hujan intensitas tinggi di sekitar wilayah tersebut yang menyebabkan meluapnya aliran Sungai Cidanau sehingga menggenangi rumah warga," ujar Ajat di Serang, Rabu .Baca juga: Pemprov Banten Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi 90 HariBerdasarkan hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Serang, banjir merendam 11 unit rumah warga.Selain itu, satu fasilitas umum berupa Pondok Pesantren Rohudotul Mutaqin juga terdampak genangan air.Sebanyak 13 kepala keluarga dengan total 36 jiwa tercatat terdampak langsung akibat banjir tersebut.Hingga Rabu petang, tinggi muka air di lokasi dilaporkan terus meningkat.Ajat menyebut ketinggian muka air atau TMA di kawasan terdampak berkisar antara 40 hingga 60 sentimeter.Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga terganggu dan memerlukan penanganan cepat dari berbagai pihak."Kebutuhan mendesak bagi warga terdampak saat ini adalah makanan siap saji dan selimut," katanya.BPBD Kabupaten Serang telah menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pemantauan intensif. Koordinasi juga dilakukan bersama pihak kecamatan dan desa setempat.Selain itu, BPBD bekerja sama dengan TNI, Polri, serta relawan Tagana dalam upaya penanganan warga terdampak banjir.Pemantauan lanjutan terus dilakukan seiring potensi hujan susulan di wilayah Kabupaten Serang.


(prf/ega)