YOGYAKARTA, - Sepak bola Kabupaten Sleman berduka. Tokoh sepak bola sekaligus salah satu pendiri PSS Sleman, Sudarsono KH, meninggal dunia pada usia 80 tahun, Rabu .Almarhum dimakamkan pada Kamis siang di pemakaman Rogoyudan, Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.Keponakan almarhum, Purwatno Widodo, mengenang Sudarsono KH sebagai pribadi yang memiliki semangat tinggi dan ketekunan luar biasa.“Beliau ini punya semangat, kalau ada target harus tercapai. Apapun rintangan, Beliau telaten sekali, termasuk dalam membina sepak bola,” ujar Purwatno Widodo di rumah duka, Kamis .Baca juga: Sosok Pemilik PSS Sleman, Pengusaha Tambang yang Masuk Daftar Orang Terkaya RIPurwatno Widodo menuturkan kecintaan pamannya terhadap sepak bola membawanya aktif di klub Sinar Oetara (SO).Dari sanalah, bersama rekan-rekannya, Sudarsono KH kemudian mendirikan PSS Sleman pada 1976.Ia menyebut rumah Sudarsono KH menjadi lokasi bersejarah bagi sepak bola Sleman karena menjadi tempat cikal bakal berdirinya PSS.“Sebelum PSS berdiri, rumah ini cikal bakal PSS berdiri,” ucapnya.Menurut Purwatno Widodo, pengorbanan Sudarsono KH untuk sepak bola tidak hanya berupa tenaga dan pikiran, tetapi juga harta benda.Ia menceritakan, pamannya merelakan rumahnya dijadikan mess pemain sepak bola. Dalam kondisi hidup sederhana, Sudarsono KH bahkan kerap menanggung kebutuhan makan dan minum para pemain.“Beliau berkorban semuanya, rumahnya ini untuk mess pemain sepak bola. Beliau tidak segan mengeluarkan biaya untuk makan, minum,” ujarnya.Purwatno Widodo menyampaikan kondisi kesehatan pamannya menurun seiring bertambahnya usia. Selain berusia 80 tahun, Sudarsono KH juga menderita diabetes.“Ya usia Beliau 80 tahun. Di akhir hayatnya Beliau gerah (sakit) diabet, gula,” ungkapnya.Baca juga: Protes Bernardo Tavares Soal Wasit Usai PSM Kalah 1-3 dari PSS SlemanSebelum wafat, Sudarsono KH sempat menyampaikan harapan agar rumahnya dikenang sebagai bagian dari sejarah berdirinya PSS Sleman.“Cita-cita Beliau agar rumah ini dikenang oleh PSS. Saya minta dukungan masyarakat, karena banyak saksi-saksi yang masih punya catatan, bahwa rumah ini cikal bakal PSS,” tutur Purwatno Widodo.Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu pendiri klub berjuluk Super Elja tersebut.“Terima kasih atas dedikasi dan mimpi besar almarhum yang telah mengantarkan lahirnya PSS Sleman dan menjadi fondasi perjalanan Super Elja hingga hari ini. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ucap Vita Subiyakti.
(prf/ega)
Pendiri PSS Sleman Sudarsono KH Tutup Usia, Pribadi yang Mencintai Sepak Bola
2026-01-12 05:23:19
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:21
| 2026-01-12 05:09
| 2026-01-12 04:15
| 2026-01-12 03:09










































