Fedi Nuril Bintangi Film Bapakmu Kiper, Angkat Fenomena Sepakbola Tarkam

2026-01-12 05:42:20
Fedi Nuril Bintangi Film Bapakmu Kiper, Angkat Fenomena Sepakbola Tarkam
JAKARTA, - Aktor peran Fedi Nuril membintangi film drama komedi berjudul Bapakmu Kiper.Film yang disutradarai oleh Ody C. Harahap ini menjadi produksi perdana dari rumah produksi Entelekey Sinema Indonesia (ESI).Bapakmu Kiper adalah sebuah film komedi olahraga yang mengangkat budaya sepak bola tarkam, tradisi pertandingan antar kampung yang lekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.Fedi Nuril mengaku tertarik bergabung karena film ini mengangkat cerita tentang dunia tarkam yang dekat di masyarakat Indonesia.Baca juga: Doa dan Harapan Fedi Nuril untuk Korban Banjir Sumatera: Semoga Pemerintah Gerak Cepat"Banyak film tentang sepak bola profesional, tapi cerita soal tarkam, pertandingan antarkampung, jarang sekali muncul. Itu yang membuat saya tertarik ikut terlibat dalam film Bapakmu Kiper," kata Fedi dalam keterangan tertulis, Kamis .Selain itu, Fedi Nuril menilai Bapakmu Kiper menawarkan cerita drama yang hangat serta komedi menggelitik khas Ody C.Harahap atau Ocay. "Ceritanya lucu, hangat, dan punya kedekatan emosional dengan banyak keluarga Indonesia," kata Fedi.Bapakmu Kiper akan segera memasuki proses syuting dan dijadwalkan rilis di bioskop pada 2026.Baca juga: Kala Reza Rahadian Ikut Roasting Fedi Nuril di Adili Idola...Film ini juga menampilkan Ali Fikry, Tanta Ginting, Augie Fantinus, Neysa Chandria, dan masih banyak lainnya.Bapakmu Kiper mengikuti kisah Ronaldhino Sujatmiko alias Dino (18), yang sejak tujuh tahun lalu meyakini satu hal: kematian ibunya adalah salah ayahnya, Warto (39), tukang ikan sekaligus mantan jago tarkam yang lebih piawai dalam judi bola.Sejak itu, Dino belajar untuk tidak terlalu berharap pada bapaknya.Baca juga: Fedi Nuril Tak Sangka Eyeliner di Busan Jadi ViralKesempatan untuk keluar dari hidup kampung muncul lewat Tarkam Super Cup, panggung terakhir pencari bakat sebelum pintu liga profesional menutup rapat.Masalah muncul ketika tim andalannya direbut pihak lain menjelang final.Dalam upaya menebus kesalahan masa lalu, Warto nekat membentuk tim baru berisi para pemain Serigala Tua.Kondisi fisik yang tak lagi prima, persiapan minim, hingga keputusan meminta bantuan dukun, semua menjadi taruhan yang bisa menyelamatkan atau justru menggagalkan masa depan Dino.


(prf/ega)