Keraton Surakarta Belum Pikirkan Suksesi, Begini Penjelasan Adik PB XIII

2026-01-12 04:52:57
Keraton Surakarta Belum Pikirkan Suksesi, Begini Penjelasan Adik PB XIII
SOLO, - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat belum memikirkan suksesi setelah wafatnya Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIII karena masih berduka.Pernyataan itu disampaikan oleh Adik PB XIII, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger, saat ditemui di Keraton Surakarta di Solo, Jawa Tengah, pada Senin .Menurut dia, sudah ada aturan adat yang mengatur terkait suksesi di Keraton Surakarta."Keraton sudah ada adatnya, aturannya. Nanti kita tunggu perjalanannya saja. Kita tidak boleh mendahului, menghitung-hitung karena ini baru berkabung. Kita bicara bagaimana Sinuhun ini diantarkan dengan suasana yang damai," katanya.Pihaknya juga mengatakan, nantinya akan ada semacam rapat untuk memutuskan.Baca juga: Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Saat Pengantaran Jenazah Raja Keraton Surakarta PB XIII"Untuk acara selanjutnya tentu sudah ada aturannya. Tinggal nanti kesepakatan dari kerabat. Karena ini dinasti ada kesepakatan. Tentu nanti ada semacam rapat, bagaimana nanti pengesahannya, keputusannya dengan adat. Supaya tidak terjadi konflik sebetulnya," jelasnya.Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa biasanya suksesi baru akan dilakukan setelah 40 hari wafatnya raja."Biasanya menunggu sampai 40 hari sebetulnya. Tapi kalau sebelumnya juga bisa. Tergantung raja sebelumnya juga bisa. Sebelumnya, pertengahan, atau setelah wafat, atau malah ganti raja baru ada," jelasnya.Diberitakan sebelumnya, Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIII, wafat di RS Indriati Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Minggu  pada pukul 07.29 WIB.Baca juga: Keraton Surakarta Terapkan Aturan Melayat Raja PB XIII: Perempuan Harus Pakai Rok PanjangJenazah PB XIII disemayamkan di Sasana Parasdya Kompleks Keraton Kasunanan Surakarta.Kemudian, akan dimakamkan di Makam Raja-Raja Mataram di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu .Sebelum dibawa ke Imogiri, jenazah PB XIII akan diberangkatkan dari Keraton Kasunanan Surakarta menuju Loji Gandrung menggunakan kereta pusaka.Baca juga: Raja Surakarta PB XIII Wafat, Keraton Yogyakarta Tiadakan Pentas dan Tak Menabuh GamelanSetelah itu, jenazah PB XIII dibawa menggunakan ambulans ke Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta untuk dimakamkan.


(prf/ega)