JAKARTA, - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menurunkan 18 ekskavator untuk menangani bencana longsor yang terjadi di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan siap memberikan tambahan alat berat apabila dibutuhkan."Total ada 18 excavator, yang besar-besar seperti PC 200 baru dapat izin naik karena cekungan air itu harus segera dibongkar. Kalau dibutuhkan tambahan, kami siap. Ini bukan hanya alat dan operator, tapi termasuk pendukung seperti suplai solar. Kami support penuh," kata Dody, dikutip dari keterangan resmi, Kamis .Baca juga: Akselerasi Infrastruktur dan Biotown Bikin Laba Sentul City Meroket 186 PersenJelasnya, Kementerian PU melakukan koordinasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.Dody menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah mendukung proses search and rescue."Sementara ini kita support penuh untuk pencarian dan penyelamatan. Setelah itu baru kita bicara langkah lanjutan bersama pemerintah daerah. Yang penting penyudetan air di atas harus cepat, kalau bisa satu jam selesai," ujarnya.Berdasarkan hasil diskusinya dengan pihak tekait, perlu dilakukan pemasangan pipa untuk mengalirkan air dari embung yang sudah hampir penuh."Semalam sudah kita naikkan beberapa pipa dari Yogya dan sebelum siang sudah bisa dipasang untuk mengalirkan air. Ini penting supaya kalau sore atau malam turun hujan, air di atas tidak jebol dan mengalir ke pemukiman," ujarnya.Baca juga: Perusahaan Infrastruktur Milik Salim Rombak Jajaran DireksiSelain itu, Kementerian PU bersama Badan Geologi juga melakukan kajian geologi untuk memastikan kawasan sekitar aman dari potensi longsor susulan, serta melakukan modifikasi cuaca bersama BNPB."Saya sudah telfon Kepala BNPB, dan akan ada penambahan pesawat. Ini wajib karena kondisi hujan menjadi kendala utama," ungkap DodyPada kesempatan tersebut, Dody juga meninjau calon lokasi Hunian Sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak.Kementerian PU siap memberikan dukungan teknis lanjutan, seperti sarana sanitasi dan air bersih (MCK mobile dan tangki air bersih) serta melakukan pemeriksaan sumber air baku untuk kebutuhan huntara.Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, jumlah pengungsi tercatat 931 jiwa, yang sebagian besar sementara waktu dititipkan ke rumah warga dan kantor pemerintahan.Pemerintah daerah (pemda) juga menyediakan lahan hunian sementara berkapasitas 400 orang.
(prf/ega)
Kementerian PU Turunkan 18 Ekskavator Tangani Longsor di Banjarnegara
2026-01-11 22:49:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:21
| 2026-01-11 22:18
| 2026-01-11 22:00
| 2026-01-11 20:42










































