Muzani Ungkap Alasan Prabowo Tak Tetapkan Banjir Sumatera Darurat Bencana Nasional

2026-01-12 04:41:56
Muzani Ungkap Alasan Prabowo Tak Tetapkan Banjir Sumatera Darurat Bencana Nasional
JAKARTA, - Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan, Presiden RI Prabowo Subianto memiliki pertimbangan tersendiri sehingga tidak menetapkan banjir di tiga provinsi Sumatera sebagai darurat bencana nasional.Muzani menyampaikan hal ini usai bertemu Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa ."Ya, Presiden punya pertimbangan-pertimbangan tertentu," ungkap Muzani.Muzani menilai, Prabowo sebagai kepala negara memiliki kewenangan dalam memberikan keputusan tersebut.Baca juga: Bertemu Prabowo, Ketua MPR RI Ungkap Sempat Bahas Amandemen UUD 1945"Saya kira, itu kan kewenangan Presiden karena keputusannya nanti harus ditetapkan dalam bentuk keppres, keputusan presiden," ujar dia.Selain itu, menurut Muzani, pemerintah sudah mampu mengendalikan situasi bencana di Sumatera.Semua elemen bangsa turut bekerja sama untuk menangani bencana tersebut."Ya, pemerintah bisa mengendalikan situasi dan keadaan secepatnya, dan sekarang sedang dilakukan bersama dengan pemerintah daerah kabupaten, kota, dan provinsi di lingkungannya masing-masing," tegas dia.Baca juga: Prabowo Panggil Ketua MPR dan Kepala Badan Logistik Pertahanan ke Istana, Bahas Apa?Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan keprihatinan mengenai adanya tiga kepala daerah di Sumatera yang menyerah menghadapi bencana di wilayahnya.Mereka yang menyatakan tak sanggup lagi adalah Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS, serta Bupati Aceh Tengah Haili Yoga.Menurut politikus Gerindra ini, memang bencana banjir di Sumatera harus dihadapi secara bersama-sama dengan pemerintah pusat."Ya, itu jadi keprihatinan juga karena situasinya harus dihadapi secara bersama-sama," kata Muzani.Baca juga: Golkar soal Bupati Ingin Prabowo Presiden Seumur Hidup: Ekspresi GembiraDiketahui, bencana banjir bandang serta longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.Ratusan orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.


(prf/ega)