Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Rapat Pleno di Hotel Sultan Jakarta, mendapuk KH Zulfa Mustofa sebagai Pejabat Ketua Umum (Pj Ketum) PBNU menggantikan Yahya Cholil Tsaquf atau Gus Yahya.Agenda yang digelar sejak Selasa malam hingga hari ini (Rabu, 10/12) itu dibuka dengan rangkaian doa bersama atau istighosah dan penyaluran bantuan untuk korban bencana banjir bandang di Sumatra.Membuka Pleno, PBNU melalui Rais 'Aam KH Miftachul Akhyar menyalurkan donasi untuk korban bencana.AdvertisementKetua PBNU bidang Pendidikan, H. Moh. Mukri, mengatakan pembukaan pleno dengan doa dan donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian PBNU terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.“Doa bersama dan donasi ini adalah upaya PBNU untuk turut mendoakan agar bencana di Sumatera segera tertangani. Santunan yang diberikan diharapkan bisa meringankan beban para korban,” ujar Mukri dalam keterangannya, Rabu .Sementara itu, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Mohammad Nuh menyatakan, rapat pleno PBNU dengan agenda pemilihan penjabat ketua umum PBNU pada Selasa malam sah.“Sesuai AD/ART, rapat disebut kuorum jika memenuhi batas minimal 50 persen plus 1 persen,” kata dia.Menurutnya, kesan istimewa dari Pleno ini juga terlihat dari kehadiran Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Sekjen Kemenag sekaligus Ketum ISNU H. Kamaruddin Amin serta Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua Umum Dewan Pembina Pengurus Pusat (PP) Muslimat Khofifah Indar Parawansa.Turut hadir juga para dzuriah atau keturunan pendiri NU, antara lain Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid, Putri KH Wahab Hasbullah, Mohammad Hasib Wahab Chasbullah Putra KH Wahab Hasbullah, KH Abdul Hakim Mahfudz Cucu Hadratussyech Hasyim Asari dan Saifullah Yusuf, Cicit KH Bisri SyansuriJuga turut hadir KH Musthofa Aqil Siroj, KH Ubaidillah Ruhiat, Nyai Machfudhoh Aly Ubaid dan Habib Luthfi bin Ahmad Alattas."Saya bersyukur karena mudah-mudahan keputusan ini bisa menjadi solusi yang terbaik," kata Menag Nasaruddin Umar yang juga Wakil Rais Syuriah PBNU .Nasaruddin Umar menyebut NU selalu memiliki caranya sendiri dalam menyelesaikan persoalan. Dia menekankan, selaku pemerintah, Kementerian Agama tidak ikut terlibat untuk mengurus hubungan internal PBNU.
(prf/ega)
PBNU Sahkan Pj Ketum KH Zulfa Mustofa, Disebut Final dan Mengikat
2026-01-12 05:56:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:21
| 2026-01-12 05:08
| 2026-01-12 03:52
| 2026-01-12 03:51
| 2026-01-12 03:46










































