PEKANBARU, - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Kamis .Penggeledahan menyasar kantor dan rumah dinas Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto.Penggeledahan berlangsung hingga malam terkait kasus dugaan korupsi.Dari penggeledahan itu, KPK membawa sejumlah dokumen.Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, saat diwawancarai wartawan mengakui adanya kegiatan petugas antirasuah itu.Baca juga: KPK Geledah Rumah Dinas Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto: Kami Hormati dan Terbuka"Kalau bahasanya (KPK) tadi silaturahmi dan mempertanyakan beberapa hal terkait narasi yang beredar sekarang," ujar Ade, Kamis malam.Narasi yang dimaksud Ade adalah terkait penangkapan Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, beberapa waktu lalu.Ade pun dimintai keterangan terkait kasus yang menjerat Abdul Wahid."Sudah lebih dari 25 tahun saya bersama Bang Abdul Wahid. Beliau sudah saya anggap seperti abang kandung sendiri. Jadi, wajar jika saya ditanya-tanya tentang hubungan kedekatan," ujar Ade.Ade juga menegaskan dukungannya terhadap proses penegakan hukum yang sedang berjalan.Menurutnya, sebagai warga negara yang taat hukum, dia siap bersikap kooperatif apabila dibutuhkan keterangan lebih lanjut.Baca juga: KPK Geledah Rumah Dinas Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto"Ada beberapa dokumen biasa yang diminta dan dibawa (KPK). Secara spesifik saya kurang tahu karena mereka memang olah TKP (tempat kejadian perkara). Pada prinsipnya, saya mendukung penuh proses hukum dan siap memberikan keterangan jika memang diperlukan," tutur Ade.
(prf/ega)
KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Inhu Riau, Ade Agus: Kalau Bahasanya Silaturahmi
2026-01-12 12:32:15
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 12:40
| 2026-01-12 11:28
| 2026-01-12 11:23
| 2026-01-12 10:44
| 2026-01-12 10:28










































