Pakar UGM Ungkap Cara Membasmi Kutu Kasur dan Tanda Keberadaannya

2026-01-12 04:59:57
Pakar UGM Ungkap Cara Membasmi Kutu Kasur dan Tanda Keberadaannya
- Kutu kasur atau bedbug dikenal sebagai hama yang umum sekaligus menjengkelkan.Hal ini karena keberadaannya di dalam rumah susah dibuktikan secara kasatmata, tapi dampak gatalnya tidak main-main.Serangga parasit ini cenderung bersembunyi dan menghindari deteksi, meski hidup sangat dekat dengan manusia.Kutu kasur menyukai ruang sempit, gelap, dan berada tak jauh dari sumber makanannya, yakni tubuh manusia, karena mereka bertahan hidup dengan mengisap darah.Karena itu, area rumah yang paling sering digunakan untuk beristirahat dalam waktu lama menjadi lokasi favorit persembunyian kutu kasur, seperti tempat tidur, sofa, atau kursi yang kerap diduduki.Meski begitu, tanda-tandanya masih bisa dikenali jika tahu apa yang harus dicari. Mulai dari noda kecoklatan menyerupai karat di seprai atau bantalan sofa, hingga sisa kulit kutu yang terkelupas di sudut ruangan.Sayangnya, dalam banyak kasus, satu-satunya petunjuk justru berupa bentol merah gatal di kulit, sehingga infestasi bedbug kerap disadari terlambat karena disangka akibat gigitan serangga lain.Baca juga: Cara Usir Semut dari Wadah Gula, Gunakan Bahan Dapur agar Tak Meracuni MinumanDilansir dari Today , dalam banyak kasus, orang baru menyadari keberadaan kutu kasur dari bekas gigitannya saja.Padahal, ada tanda-tanda lain dari keberadaan kutu ini. Beberapa tanda yang patut diwaspadai antara lain:Baca juga: Ahli Botani Ungkap Cara Mengusir Semut dari Tanaman Buah dengan Bahan-bahan AmanPada sebagian orang, gigitan kutu kasur dapat menimbulkan ruam kulit yang gatal dan bengkak. Reaksi setiap orang terhadap gigitan kutu kasur pun bisa sangat beragam.Dokter kulit Benjamin N. Ungar menjelaskan, gigitan kutu kasur biasanya menimbulkan satu benjolan merah yang terasa gatal.Kulit di sekitar benjolan akan tampak kemerahan yang datar. Jika terjadi lebih dari satu gigitan, masing-masing akan membentuk benjolan tersendiri dan dapat tersusun menyerupai kelompok atau garis.Pada sebagian orang, reaksi kulit akibat gigitan kutu kasur bisa sangat ringan, bahkan hanya sebesar tusukan jarum. Namun pada orang lain, reaksinya bisa cukup hebat.Bergantung pada individu, tampilan gigitan kutu kasur bisa menyerupai gigitan kutu, nyamuk, atau laba-laba. Bahkan, ada pula orang yang sama sekali tidak menunjukkan reaksi kulit yang terlihat.Baca juga: Cara Mengatasi Gatal karena Kamitetep, Benarkah Bekasnya Tak Bisa Hilang? SHUTTERSTOCK/Jay Ondreicka Ilustrasi kutu kasur atau kutu busuk.Dilansir dari Kompas.com , ahli entomologi sekaligus dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Sukirno mengatakan, kutu kasur atau kutu busuk merupakan serangga penghisap darah.Untuk membasminya, ini yang bisa dilakukan:(Sumber: Kompas.com/Fatimah Az Zahra/Editor: Ahmad Naufal Dzulfaroh)


(prf/ega)