Dikira Hilang dari Rumah, Lansia di Sragen Tewas di Dalam Sumur

2026-02-04 07:40:57
Dikira Hilang dari Rumah, Lansia di Sragen Tewas di Dalam Sumur
SRAGEN, – Warga Pencol, Sidokerto, Plupuh, Sragen digemparkan dengan penemuan jenazah seorang lansia perempuan berinisial S (67) di dalam sumur rumahnya, Rabu siang.Korban diketahui merupakan pemilik sumur tersebut.Kapolsek Plupuh, AKP Suparno, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.30 WIB. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, korban diperkirakan belum lama terjatuh.“Jadi korban ini diketahui sudah sakit menahun. Dan pagi tadi saat keluarga pergi kerja, keadaan korban masih seperti biasa,” ujarnya.Baca juga: Perempuan Ini Nekat Selundupkan Sabu di Kemaluan untuk Mantannya di Lapas SragenSaat tengah hari, keluarga korban pulang untuk mengecek kondisi S, namun tidak mendapati korban di dalam rumah ataupun di kamar.Mereka kemudian menanyakan ke tetangga, tetapi tidak ada yang melihat keberadaan S.Kecurigaan muncul ketika keluarga melihat penutup bambu sumur di belakang rumah dalam keadaan terbuka.“Sekitar pukul 12.20 WIB, keluarga korban mengecek, karena sebelumnya berfirasat korban terjatuh. Dan saat dicek itu benar ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dan terapung tengkurap di dalam sumur yang lebih kurang kedalamannya 10 meter,” terang Suparno.Baca juga: Cerita Irsani Mendampingi Lansia Latihan Beban, Ajak Mereka Percaya pada Tubuhnya LagiTim gabungan BPBD, SAR, Damkar, dan relawan mengevakuasi jenazah sekitar pukul 13.50 WIB. Setelah diangkat, polisi memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan.“Diduga pada pagi atau siang hari, saat tidak ada keluarga di rumah, korban hendak ke kamar mandi sendiri, namun dia terjatuh ke dalam sumur dan tidak tertolong," kata Suparno.Dari pemeriksaan ditemukan sejumlah luka akibat benturan serta patah tulang di bagian kakinya akibat terjatuh,” tambahnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-02-04 05:30