Hilang Dua Hari, Balita di HSS Ditemukan di Pondok Terkunci, Warga Heran Bagaimana Ia Bisa Masuk

2026-01-12 06:45:24
Hilang Dua Hari, Balita di HSS Ditemukan di Pondok Terkunci, Warga Heran Bagaimana Ia Bisa Masuk
- Balita berusia 2,5 tahun berinisial AN di Dusun Bidukun, Desa Malinau, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, akhirnya ditemukan setelah dua hari dua malam hilang secara misterius.Bocah itu ditemukan dalam kondisi lemas di sebuah pondok ladang pisang di atas bukit, sekitar satu kilometer dari rumah sang nenek.Penemuan AN menjadi perbincangan warga karena pondok tersebut dalam keadaan terkunci rapat dan berada di lokasi yang harus didaki.Baca juga: Longsor Banjarnegara Buat 823 Warga Mengungsi dan 27 Orang Masih HilangAN dilaporkan hilang pada Kamis sekitar pukul 16.00 Wita. Sejak ibunya meninggal setahun lalu, AN tinggal bersama neneknya di Bidukun.Menurut keterangan Kapolsek Loksado Ipda Roni Priyanto, AN terakhir kali terlihat bermain bersama kakaknya di halaman rumah kerabat mereka. Beberapa saat kemudian, nenek AN mencari cucunya yang tak lagi terlihat di halaman.“Dugaan hilang sejak kemarin, sekitar belakang rumah neneknya. Terakhir Balita AN ini bermain dengan kakaknya di RT 3 Dusun Bidukun,” ujar Kapolsek.Pencarian langsung dilakukan hingga malam hari oleh keluarga, warga, relawan gabungan, Tim SAR, Tagana, BPBD, Satpol PP dan Damkar HSS, aparat desa, camat, polisi, hingga TNI.Baca juga: Update Pencarian Korban Longsor Cibeunying Hari Ini: Dua Ditemukan, Delapan Masih HilangDi hari pertama pencarian, paman AN, Surianto, menemukan dua titik jejak kaki kecil di area perkebunan. Temuan itu menandakan AN kemungkinan masuk ke arah belakang rumah menuju ladang warga.Pada Jumat malam , warga menggelar ritual adat Baharagu untuk meminta petunjuk. Kepala adat mengungkapkan keyakinannya bahwa AN masih hidup.“Kepala adat mendapatkan penglihatan bahwa anak tadi masih hidup, tetapi dibawa oleh sosok kasat mata menyerupai almarhum ibunya,” kata Ani (41), warga yang menemukan AN, kepada Banjarmasin Post.Kepala adat juga menyebut anak itu akan dikembalikan sekitar pukul 07.00 Wita dan berada di sekitar hutan atau pondok.Baca juga: Hari Kelima, Drone Thermal Diturunkan untuk Cari 10 Korban Hilang Longsor Cibeunying CilacapSabtu pagi sekitar pukul 06.30 Wita, Ani dan suaminya, Samsi, pergi ke ladang pisang mereka di bukit untuk memanen buah.Saat mendekati pondok yang selama ini selalu terkunci rapat, Ani melihat sesuatu di dalam gubuk tersebut.“Saya melihat ada benda mencurigakan. Saat diintip, ada tangan dan kaki berwarna putih. Kemudian saya lari memanggil suami mengabarkan ada sosok anak di dalam pondok,” ujarnya.Samsi kemudian membuka pintu pondok. Mereka terkejut melihat AN tertidur lemas di lantai.


(prf/ega)