– Membeli token listrik menjadi hal wajib bagi pelanggan prabayar PLN agar bisa menikmati aliran listrik di rumah. Token listrik yang dibeli dikonversi menjadi satuan kilowatt hour (kWh), yakni jumlah energi listrik yang bisa digunakan sesuai daya dan tarif pelanggan.Kendati begitu, tidak semua pelanggan PLN memahami berapa kWh yang didapatkan dari pembelian token listrik dengan nominal tertentu.Besaran kWh ini bergantung pada nilai token yang dibeli, tarif dasar listrik (TDL), serta pajak penerangan jalan (PPJ) yang berbeda di tiap daerah, berkisar antara 3–10 persen.Baca juga: Tarif Listrik per kWh 11-16 November 2025 untuk Semua Golongan Pelanggan PLNTarif dasar listrik nonsubsidi disesuaikan setiap tiga bulan sekali mengacu pada realisasi parameter ekonomi makro, seperti nilai tukar rupiah, inflasi, Indonesian Crude Price (ICP), serta Harga Batubara Acuan (HBA).Untuk tarif listrik 2025 November bagi pelanggan nonsubsidi diputuskan tidak berubah, yang berarti masih sama dengan periode sebelumnya.“Secara akumulasi, perubahan parameter makro seharusnya menyebabkan kenaikan tarif listrik. Namun, untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memutuskan tarif listrik tetap hingga akhir tahun,” kata Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno dalam keterangan resmi, Rabu .Baca juga: 7 Cara Hemat Listrik di Rumah agar Tagihan Tidak Membengkakpln.co.id Tarif listrik November 2025. Tarif listrik 2025. Tarif listrik per kWh. Tarif listrik 11-16 November 2025.Dikutip dari laman resmi PLN, berikut daftar tarif dasar listrik (TDL) per kWh untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi prabayar yang berlaku pada November 2025:Lantas, bagaimana cara menghitung kWh yang diperoleh dari setiap pembelian token listrik?Baca juga: Mengenal Bobibos, BBM Karya Anak Bangsa RON 98 dengan Emisi Hampir NolMenghitung jumlah kWh yang didapat dari pembelian token, pelanggan bisa menggunakan rumus berikut: (Harga token – PPJ) ÷ tarif dasar listrik.Contohnya, seorang pelanggan rumah tangga di Jakarta dengan daya 1.300 VA membeli token listrik Rp 50.000, dengan PPJ di Jakarta sebesar 3 persen.Baca juga: Daftar Kereta Ekonomi New Generation per November 2025, Cek Rute dan Harga TiketnyaDengan perhitungan di atas, pembelian token Rp 50.000 bagi pelanggan nonsubsidi daya 1.300 VA di Jakarta akan mendapatkan sekitar 33,57 kWh.Itulah harga token listrik 11-16 November 2025, lengkap dengan simulasi perhitungan jumlah kWh yang didapat.Perlu digarisbawahi, jumlah kWh yang diterima pelanggan bisa berbeda tergantung pada daya listrik, besaran tarif, dan persentase PPJ di daerah masing-masing.Baca juga: BLT Kesra November 2025 Rp 900.000 Cair, Ini Cara Cek Penerimanya
(prf/ega)
Harga Token Listrik 11-16 November 2025, Beli Rp 50.000 dapat Berapa kWh?
2026-01-11 14:55:03
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:16
| 2026-01-11 15:08
| 2026-01-11 14:53
| 2026-01-11 13:29










































