Cedera Belikat Saat Syuting, Randy Martin Tak Kapok Naik Gunung

2026-01-12 17:41:53
Cedera Belikat Saat Syuting, Randy Martin Tak Kapok Naik Gunung
JAKARTA, – Aktor Randy Martin baru saja menyelesaikan proses syuting film horor terbarunya, Dusun Mayit, yang mengambil latar ekstrem di pegunungan.Meski mengaku kelelahan hingga mengalami cedera saat syuting, Randy tidak menutup kemungkinan untuk kembali mendaki gunung di masa depan bersama kekasihnya, penyanyi Lyodra Ginting.Hal itu disampaikan Randy saat ditemui dalam konferensi pers film Dusun Mayit, Senin .Baca juga: Profil dan Biodata Randy Martin, Kekasih Lyodra Awalnya, Randy mengaku aktivitas mendaki gunung terasa sangat berat baginya, bahkan ia sempat merasa kegiatan tersebut tidak cocok untuknya."Kalau saya kayaknya bukan buat saya deh. Berat banget," kata Randy sembari tertawa kepada awak media.Namun, ketika ditanya mengenai rencana membawa pasangan untuk mendaki gunung bersama, Randy memberikan jawaban terbuka.Baca juga: Perdana Kerja Bareng, Randy Martin Protektif ke LyodraRandy sadar bahwa kegiatan naik gunung juga bukan aktivitas yang digemari oleh Lyodra."Dia juga bukan anak gunung sih. Aku juga sempat ngomong ke dia dan kayaknya emang bukan buat kita berdua," ujar Randy.Kendati demikian, aktor berusia 27 tahun ini tidak ingin menutup kemungkinan tersebut sepenuhnya.Ia menyebut sifat mereka yang spontan bisa saja membuat rencana mendaki gunung itu terealisasi suatu saat nanti.Baca juga: Hubungan Asmaranya dengan Randy Martin Didoakan Penggemar, Lyodra: Kita Aminkan"Tapi mungkin aja sih for fun. Why not gitu ya, tiba-tiba impulsif pengin. Karena kita lumayan spontan soalnya orangnya," lanjut Randy.Adapun dalam proses syuting Dusun Mayit, Randy Martin harus menghadapi medan berat di kawasan Gunung Welirang.Ia bahkan sempat mengalami cedera pada bagian belikat karena terlalu banyak melakukan adegan menggendong lawan mainnya, Ersya Aurelia, di jalur pendakian.Baca juga: Go Public, Lyodra dan Randy Martin Pajang Foto Bersama di Media Sosial"Jadi memang ada keluhan di punggung, ternyata belikat. Mungkin tidak sobek, tapi overused," jelas Randy.Film Dusun Mayit disutradarai oleh Rizal Mantovani.Film ini menceritakan empat mahasiswa yang berlibur ke Gunung Welirang.Di tengah perjalanan, mereka mendapatkan banyak konflik hingga tersasar ke desa misterius Dusun Mayit.Dusun Mayit dibintangi oleh Amanda Manopo, Randy Martin, Ersya Aurelia dan Fahad Haydra.Film ini rencananya akan tayang di bioskop mulai 31 Desember 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-12 16:09
#4

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-01-12 15:57