Vendor MUA Rugi Rp 33 Juta Imbas Dugaan Penipuan WO Ayu Puspita

2026-01-12 05:00:58
Vendor MUA Rugi Rp 33 Juta Imbas Dugaan Penipuan WO Ayu Puspita
JAKARTA, – Kasus dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO) Ayu Puspita bukan hanya menimpa calon pengantin, tetapi juga sejumlah vendor yang bekerja sama.Salah satunya Anggie Novita, make up artist (MUA) dari Anggien_Make up, yang mengaku mengalami kerugian hingga Rp 33,15 juta karena pembayaran pekerjaannya tak kunjung dicairkan.Anggie mengatakan, kerugian itu berasal dari pembayaran atas pekerjaannya selama November 2025 yang hingga kini belum dibayarkan pihak WO.Baca juga: Pernikahan Tinggal 3 Hari, Fadil dan Lulu Putar Otak Usai WO Ayu Puspita Terseret Penipuan"Per November ini aku telat menerima pembayarannya. Alasannya katanya karena ada kendala, katanya ada keterlambatan pembayaran," ujarnya saat diwawancarai Kompas.com di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa .Ia menjelaskan pembayaran yang tertunda tersebut berasal dari 14 event dengan total nominal Rp 33.150.000.Anggie mengaku telah bekerja sama dengan WO Ayu Puspita sejak 2022. Namun, sejak Agustus 2025, pembayaran mulai mengalami keterlambatan."Agustus tahun 2025 ini itu telat kayak sehari, dua hari, soalnya kan sistem pembayarannya H+seminggu," katanya.Meski begitu, ia mengaku tidak mengetahui penyebab keterlambatan pembayaran yang semakin parah belakangan ini.Anggie mengetahui adanya masalah pada operasional WO setelah menerima informasi bahwa beberapa resepsi pernikahan tidak berjalan sesuai rencana."Katering-nya tidak ada, enggak datang. Baru pertama kali kayak begini. Kaget banget sih, kayak nggak nyangka, soalnya sebelumnya kan aman-aman aja ya," tuturnya.Baca juga: Cerita Calon Pasutri: Bayar Rp 114 Juta ke WO Ayu Puspita, Pesta Kini Terancam BerantakanIa mengatakan, dana pembayaran yang belum diterima itu seharusnya digunakan untuk biaya persalinan."Iya (untuk lahiran), lumayan pusing juga. Harusnya aku dapat event di vendor WO lain ini tanggalnya sudah ke-hold sama si yang tersebut," ungkap Anggie.Anggie berharap penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian dapat memberikan kejelasan dan memastikan hak-haknya tetap dibayarkan."Aku minta hak aku dibayar aja sih," tambahnya.


(prf/ega)