JAKARTA, - Tahun 2025 akan segera berakhir dalam hitungan hari. Namun demikian, serapan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) belum mencapai 350.000 unit, bahkan tidak tembus 300.000 unit.Meski begitu, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) optimistis penyaluran FLPP setidaknya mencapai 280.000 unit hingga penghujung tahun 2025 ini.Baca juga: Ara Sindir Pengembang, Serapan FLPP Tahun Ini Masih RendahDemikian disampaikan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho memastikan hal ini usai melaksanakan akad massal 50.030 rumah subsidi di Serang, Banten, Sabtu ."Ya kita tetap optimis lah, paling tidak di 280 (ribu unit rumah subsidi) mudah-mudahan tercapai," jelasnya.Heru pun membeberkan alasan tidak tercapainya target 350.000 unit kuota FLPP disebabkan oleh kemampuan suplai rumah tak berbanding lurus dengan demand (permintaan) konsumen yang tinggi.Baca juga: DPR Sindir Banyak Petinggi PU Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMNSelain itu, pengembang tidak dapat menyelesaikan pembangunan proyek perumahannya dikarenakan kendala cuaca."Musim hujan yang berkepanjangan di tahun ini. Ini menjadi tantangan yang signifikan sebenarnya," tutur Heru.Untuk itu, pada tahun 2026, para pengembang diminta BP Tapera untuk terus menggenjot produksi rumah subsidi dengan cepat."Kalau memang tidak bisa sempat diakadkan, karena bangunannya belum selesai dan sebagainya, ya di Januari mungkin sudah kita dorong untuk akselerasi menjadi realisasi di 2026. Baseline (target) masih sama 350.000 yang kita jaga. Dan ini kan kita sudah dari tahun kemarin kita bikin terobosan itu," tutur Heru.Padahal, kata Heru, Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) pada tahun ini terbesar sepanjang sejarah.Baca juga: Rusun Subsidi FLPP Mandek Meski Sempat Jalan, Harga Jadi Biang Kerok"Makanya, bisa realisasi terbesar sepanjang sejarah itu, di sistem kita itu sudah ada 327.000 orang yang daftar di SiKasep," tandas dia.
(prf/ega)
BP Tapera Optimistis Serapan FLPP Tembus 280.000 Rumah Akhir 2025
2026-01-12 07:40:37
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:12
| 2026-01-12 06:54
| 2026-01-12 06:31
| 2026-01-12 06:24
| 2026-01-12 05:57










































