Pollux Hotels Group (POLI) Terbitkan Obligasi, Incar Dana Rp 500 Miliar

2026-01-12 03:51:53
Pollux Hotels Group (POLI) Terbitkan Obligasi, Incar Dana Rp 500 Miliar
JAKARTA, - PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) menerbitkan Obligasi Keberlanjutan I Tahun 2025 dengan target penghimpunan dana hingga Rp 500 miliar.Director of Social and Environmental Compliance Pollux Hotels Group, Diana Jo, menyebut Obligasi ditawarkan dalam dua tenor, yakni tiga tahun dan lima tahun, masing-masing dengan kisaran kupon indikatif 5,35-5,85 persen dan 5,75-6,25 persen.Menurutnya, penerbitan obligasi sebagai tonggak sejarah baru bagi perusahaan maupun industri properti nasional.“Bagi kami, ini bukan sekadar penerbitan obligasi. Ini adalah komitmen nyata terhadap masa depan yang lebih berkelanjutan, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab,” ujar Diana Jo lewat keterangan pers, Rabu .Baca juga: Maybank Finance Rilis Obligasi Rp 1,25 Triliun dengan Kupon Mulai 5 PersenInstrumen pendanaan tersebut memperoleh peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).Peringkat disematkan setelah obligasi memperoleh jaminan penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat dibatalkan dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF), fasilitas penjaminan di bawah naungan Asian Development Bank (ADB).Dengan adanya jaminan itu, seluruh kewajiban pembayaran bunga dan pokok terlindungi hingga jatuh tempo, sehingga risiko instrumen ini dinilai rendah.Founder Pollux Hotels Group, Po Sun Kok, menyampaikan dana hasil penerbitan obligasi akan diarahkan untuk dua kebutuhan utama, yaitu memperkuat sistem keberlanjutan di seluruh portofolio properti dan melakukan refinancing terhadap sebagian fasilitas kredit demi menciptakan struktur pendanaan yang lebih sehat dan efisien.“Kami memprioritaskan pemasangan solar cell serta recovered water system yang penting untuk menekan penggunaan listrik dan air bersih,” paparnya.Baca juga: Tower Bersama (TBIG) Rilis Obligasi dan Sukuk Ijarah, Incar Dana hingga Rp 2,2 TriliunPollux Hotels Group saat ini memiliki portofolio properti yang tersebar di Semarang, Cikarang, Batam, dan Lombok dengan estimasi nilai aset lebih dari Rp 10 triliun. Dengan jaminan penuh dari CGIF dan fokus pada pengembangan proyek hijau, penerbitan obligasi ini diyakini dapat meningkatkan kepercayaan investor di tengah tumbuhnya minat terhadap instrumen pendanaan berkelanjutan.


(prf/ega)