Apa Itu Reksadana Pendapatan Tetap dan Untung Ruginya?

2026-01-13 11:01:59
Apa Itu Reksadana Pendapatan Tetap dan Untung Ruginya?
– Di tengah gejolak pasar keuangan dan fluktuasi ekonomi global, banyak masyarakat mencari instrumen investasi yang menawarkan hasil stabil tanpa harus menghadapi risiko tinggi seperti saham.Salah satu pilihan yang kerap direkomendasikan adalah reksadana pendapatan tetap. Produk investasi ini menjadi alternatif menarik bagi investor yang ingin memperoleh imbal hasil lebih tinggi dari deposito, namun dengan risiko yang masih relatif terukur.Instrumen ini cocok bagi investor dengan profil risiko konservatif hingga moderat, yang menginginkan pertumbuhan dana stabil dalam jangka menengah (1–3 tahun).Contohnya, bagi mereka yang sedang mempersiapkan dana pendidikan anak, biaya pernikahan, atau tabungan rumah, reksadana pendapatan tetap bisa menjadi pilihan ideal.Selain itu, produk ini juga sesuai bagi investor yang sudah memiliki portofolio saham, namun ingin menyeimbangkan risiko dengan aset yang lebih stabil.Baca juga: 7 Perbedaan Reksadana dan Saham, Serta Untung RuginyaMengutip laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), reksadana pendapatan tetap adalah instrumen investasi yang sekurang-kurangnya 80 persen dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat utang.Reksadana ini memiliki risiko yang relatif lebih besar dari reksadana pasar uang. Reksadana pendapatan tetap adalah untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil.Berbeda dengan reksadana saham yang nilainya cenderung fluktuatif mengikuti pergerakan pasar modal, reksadana pendapatan tetap lebih stabil karena mayoritas dananya dialokasikan ke instrumen berpendapatan tetap dengan jangka waktu tertentu.Dana yang dihimpun dari investor akan dikelola oleh manajer investasi profesional. Mereka akan membeli surat utang dari berbagai penerbit misalnya obligasi pemerintah (SBN, ORI, sukuk ritel) atau obligasi korporasi, dengan pertimbangan tingkat bunga dan risiko.Keuntungan yang diperoleh investor berasal dari dua sumber:Baca juga: Peluncuran Reksadana Sepak Bola Pertama di IndonesiaDengan strategi ini, nilai investasi cenderung bergerak lebih stabil dibandingkan saham, meski tetap berpotensi memberikan imbal hasil lebih tinggi daripada produk perbankan seperti deposito.Berikut ini adalah beberapa keuntungan dari reksadana pendapatan tetap:Baca juga: Dana Kelolaan Reksa Dana BRI Manajemen Investasi Tembus Rp 60 TriliunRisiko reksadana pendapatan tetapMeskipun relatif aman, reksadana pendapatan tetap tetap memiliki risiko yang perlu dipahami, antara lain:Reksadana pendapatan tetap adalah salah satu instrumen investasi yang ideal bagi masyarakat yang mencari keseimbangan antara risiko dan hasil.Dengan mayoritas dana ditempatkan pada obligasi, produk ini menawarkan pendapatan stabil dan potensi imbal hasil lebih tinggi dibandingkan deposito, tanpa perlu repot mengelola investasi sendiri. Jadi sudah tahu kan apa itu reksadana pendapatan tetap dan untung ruginya?Baca juga: BCA dan BNP Paribas Rilis Reksadana Syariah Dollar AS


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-13 09:15