Komdigi: Pemulihan Jaringan Komunikasi Wilayah Banjir Sumatera Sudah di Atas 80 Persen

2026-02-02 13:45:59
Komdigi: Pemulihan Jaringan Komunikasi Wilayah Banjir Sumatera Sudah di Atas 80 Persen
JAKARTA, - Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Fifi Aleyda Yahya mengatakan, pemulihan jaringan komunikasi di daerah Sumatera yang terdampak banjir sudah di atas 80 persen.Dia merincikan, pemulihan paling besar terlihat di Sumatera Barat sebesar 99 persen, kemudian Sumatera Utara mencapai angka 97 persen."Dan untuk Aceh, saat ini pemulihan jaringan ada di angka sekitar 80 persen," katanya saat melepas bantuan genset dan alat komunikasi untuk wilayah terdampak bencana banjir dan longsor Sumatera, di Terminal Cargo Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin .Baca juga: Komdigi Kirim 100 Genset dan Alat Komunikasi ke AcehUntuk mempercepat perbaikan jaringan komunikasi tersebut, Fifi mengatakan Komdigi bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Telkomsel mengirimkan paket bantuan.Dia menyebut ada 100 paket bantuan generator set atau genset yang akan difokuskan untuk tiga wilayah yang terdampak paling besar."Saat ini yang memang masih kami akan fokus kerjanya untuk pemulihan itu ada di wilayah Aceh Tamiang, kemudian di wilayah Gayo Lues, dan di wilayah Bener Meriah," imbuhnya.Fifi mengatakan, pengiriman genset ini akan memberikan akselerasi pemulihan jaringan komunikasi di wilayah Aceh dan sekitarnya.Baca juga: Komdigi Ajukan Pemblokiran 8 Aplikasi Mata Elang ke Google, 6 Sudah DiblokirDia juga menyebut, pengiriman bantuan adalah terjemahan dari arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang meminta adanya pemulihan segera pasca bencana di Sumatera."Dan InsyaAllah kita sama-sama berusaha bergotong-royong sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk segera memulihkan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak," katanya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 13:25