Bos VinFast Indonesia Jamin Tidak Ada Perbedaan Harga CBU dan CKD

2026-01-12 15:45:56
Bos VinFast Indonesia Jamin Tidak Ada Perbedaan Harga CBU dan CKD
SUBANG, – VinFast memastikan tidak akan ada perbedaan harga antara mobil listrik yang didatangkan secara utuh (completely built up/CBU) maupun yang dirakit di dalam negeri (completely knocked down/CKD).Chief Executive Officer VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengatakan bahwa unit-unit VinFast yang saat ini telah dipasarkan di Indonesia, meski masih berstatus CBU, sudah mendapatkan insentif dari pemerintah.“Dalam hal harga, unit yang kami jual saat ini meskipun masih CBU sudah mendapat insentif dari pemerintah. Jadi secara harga tidak ada perbedaan antara CBU dan CKD, karena CBU-nya sendiri sudah mendapat insentif,” ujarnya di sela peresmian pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, Senin .Baca juga: VinFast Resmi Buka Pabrik Mobil Listrik di Subangdok VinFast Mobil listrik VinFast VF7Menurut Kariyanto, VinFast mengikuti program Battery Electric Vehicle (BEV) yang memungkinkan kendaraan listrik mendapatkan berbagai insentif fiskal seperti bebas bea impor kendaraan dan PPnBM.Dengan skema tersebut, konsumen tidak perlu khawatir akan adanya perubahan harga ketika VinFast mulai memproduksi kendaraan secara CKD di Indonesia.“Karena kami ikut program BEV, jadi tidak serta-merta meskipun sudah CKD ada perubahan harga dan sebagainya. Harga CBU dan CKD nanti akan sama, tidak akan ada perbedaan,” kata dia.Kariyanto juga menyampaikan bahwa VinFast menargetkan mulai melakukan pasokan mobil listrik rakitan lokal ke konsumen pada Januari 2026 mendatang. Adapun produk yang hendak diproduksi pertama kali ialah VF3.Baca juga: AC Mobil Bisa Menyebabkan Penumpang Keracunan? Ini Penjelasan AhliFoto: /Ruly VinFast resmikan pabrik di Subang, Jawa Barat.Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pabrik VinFast Subang menjadi fasilitas produksi pertama VinFast di Asia Tenggara dan yang keempat secara global.Pabrik seluas 170 hektar ini diproyeksikan tidak hanya melayani pasar domestik, tetapi juga menjadi basis produksi dan ekspor kendaraan listrik setir kanan ke berbagai negara di kawasan.Dengan dimulainya produksi massal dan kepastian harga yang tetap kompetitif, VinFast optimistis dapat memperkuat penetrasi kendaraan listrik di Indonesia sekaligus mendukung pengembangan ekosistem EV nasional.


(prf/ega)

Berita Lainnya