YOGYAKARTA, - Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mempertimbangkan Stadion Kridosono digunakan sebagai kantong parkir selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kemacetan di sejumlah titik saat Jogja diserbu wisatawan pada libur panjang akhir tahun.“Kita punya skenario yang mungkin akan kita putuskan, salah satunya adalah pada saat Nataru nanti, Kridosono bisa dipakai sebagai tempat untuk parkir,” ujar Hasto, Selasa .“Ya tentu kita akan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait, tapi menjadi salah satu skenario ketika kita bisa menggunakan Kridosono menjadi salah satu kantong parkir dalam keadaan yang overload,” imbuhnya.Baca juga: Dari Kridosono ke Malioboro, Kayuhan Warga Yogyakarta Rayakan Jumat Akhir Bulan di Tengah HujanKemacetan di Jogja pada akhir tahun ini diduga semakin parah setelah Jembatan Kewek yang menghubungkan wilayah Kotabaru dengan Malioboro ditutup. Jembatan yang sudah berusia 100 tahun itu tak boleh lagi dilintasi kendaraan besar karena kondisinya sudah kritis.Hasto menegaskan, rekayasa lalu lintas di kawasan Jembatan Kewek sudah diberlakukan.Namun, pembukaan jembatan tetap dimungkinkan bila terjadi kemacetan parah. Saat dibuka, hanya kendaraan tertentu yang diperbolehkan melintas.“Sudah mendapatkan arahan dari Pak Gubernur Ngarsa Dalem, untuk kemudian ini ditutup secara parsial yang boleh lewat kendaraan kecil,” katanya.Baca juga: Jembatan Kewek Ditutup, Kemacetan Mengular di Sejumlah TitikKOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Petugas Dishub Kota Yogyakarta saat menata water barrier di Jembatan Kleringan, Rabu “Nanti kalau over capacity mungkin lihat situasional ketika malam tahun baru dan juga Natal bisa kita kondisikan,” ujar Hasto.Ia menyebut kondisi Jembatan Kewek semakin kritis, terutama pada bagian talud yang tampak anjlok.“Kita semua tahu tadi kita melihat bahwa jembatan ini yang sebelah sana (utara) itu jelas tanggulnya sudah ringkih (rapuh),” ucapnya.Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Yuswanto Ardi, menjelaskan rekayasa lalu lintas yang diterapkan hari ini mengubah pola pergerakan kendaraan di pusat Kota Yogyakarta.“Kendaraan yang dari Margo Utomo yang di titik ini biasanya langsung bisa belok ke kanan menuju Malioboro saat ini kita teruskan sampai ke Kridosono,” jelasnya di Jembatan Kleringan, Rabu .Baca juga: Jembatan Kewek Jogja Ditutup 10 Desember, Ini Rekayasa Lalu LintasnyaPenutupan Jembatan Kewek dan pemberlakuan dua arah di Jembatan Kleringan berdampak pada kepadatan di titik lain, seperti Simpang Empat Gramedia.Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, rekayasa tambahan disiapkan di Simpang Gramedia.“Selain berkonsentrasi di titik ini juga telah melakukan rencana rekayasa lalu lintas di simpang Gramedia. Simpang Gramedia dari Jalan Cik Di Tiro diperbolehkan ke kiri menuju arah timur apabila jalan yang menuju Kridosono mengalami kepadatan,” kata Yuswanto.Jika antrean semakin padat, kendaraan dari arah barat menuju Simpang Galeria dapat diarahkan berbelok ke kanan menuju Flyover Lempuyangan.“Akan ada dua pintu masuk utama yang menuju Malioboro, awalnya hanya Abu Bakar Ali akan terbagi melalui area selatan kemudian masuk ke jalan di bagian selatan Malioboro,” jelasnya.
(prf/ega)
Stadion Kridosono Dipertimbangkan Jadi Kantong Parkir Saat Libur Nataru
2026-01-12 07:10:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:09
| 2026-01-12 05:36
| 2026-01-12 05:33
| 2026-01-12 05:01
| 2026-01-12 04:52










































