Bank Jago Bakal Luncurkan Dana Siaga, Apa Itu?

2026-01-12 06:33:03
Bank Jago Bakal Luncurkan Dana Siaga, Apa Itu?
SURABAYA, – PT Bank Jago Tbk. (ARTO) menyiapkan inisiatif baru berupa “Jago Dana Siaga”, produk pembiayaan yang dirancang untuk membantu nasabah memenuhi kebutuhan dana darurat atau pengeluaran tak terduga secara cepat dan fleksibel.Produk ini menjadi kelanjutan dari inovasi Jago Dana Cepat yang diluncurkan tahun lalu, dan kini hadir dengan fitur yang lebih dinamis serta terintegrasi dengan ekosistem digital Bank Jago.“Jago Dana Siaga ini unik karena modelnya mirip dengan overdraft, tapi kami tidak menyebutnya demikian. Nasabah nantinya bisa melakukan transaksi dengan QRIS atau kartu debit, dan secara otomatis terhubung dengan fasilitas pinjaman,” kata Direktur Bisnis PT Bank Jago Tbk Sonny Christian Joseph dalam diskusi dengan media akhir pekan lalu di Surabaya.Baca juga: Bank Jago Tbk (ARTO) Raih Laba Rp 199 Miliar di Kuartal III 2025Menurut dia, pengembangan Jago Dana Siaga merupakan bagian dari strategi memperkuat posisi Bank Jago sebagai bank digital yang relevan dengan kebutuhan harian masyarakat.“Kolaborasi bukan hanya untuk memperluas bisnis, tapi juga memberi nilai tambah bagi nasabah dari sisi ekosistem partner. Melalui sinergi yang lebih dalam, kami bisa menciptakan produk yang unik dan relevan,” ujarnya.Saat ini, fitur ini masih dalam tahap finalisasi dana akan diluncurkan dalam waktu beberapa bulan ke depan."Jadi itu produk terbaru yang kami lagi siapkan. Kami saat ini dalam tahapan finalisasi akhir, mudah-mudahan dalam saru-dua bulan ini sudah bisa dinikmati oleh nasabah," kata Soni.Pada kuartal III-2025, laba bersih Bank Jago mencapai Rp 199 miliar, melonjak 132 persen dibanding periode yang yang sama tahun lalu sebesar Rp 86 miliar.Adapun total aset Bank Jago mencapai pada kuartal III-2025 mencapai Rp 34,5 triliun, tumbuh 28 persen secara tahunan (yoy) dibandig posisi September 2024 sebesar Rp 26,8 triliun.Pertumbuhan aset itu didorong penyaluran kredit sebesar Rp 23,5 triliun, atau tumbuh 36 persen dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp 17,3 triliun.Sedangkan penghimpunan Dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 23,9 triliun hingga akhir September 2025 atau naik 41 persen dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp 17 triliun.Nasabah aktif Bank Jago hingga kini mencapai sekitar 19 juta, dengan volume transaksi menggunakan kode respon cepat (QRIS) tumbuh tiga hingga empat kali lipat dibandingkan tahun lalu.Baca juga: Punya Produk Direct Lending, Bank Jago Beri Penawaran Pinjaman Berdasarkan Transaksi


(prf/ega)