Thailand Serang Kamboja, Perbatasan Kedua Negara Kembali Memanas

2026-01-12 06:43:54
Thailand Serang Kamboja, Perbatasan Kedua Negara Kembali Memanas
- Militer Thailand kembali melancarkan serangan udara ke wilayah perbatasan dengan Kamboja pada Senin .Serangan ini berlangsung setelah kedua negara saling menuduh melanggar perjanjian gencatan senjata yang dimediasi oleh Presiden AS Donald Trump.Akibatnya, satu tentara Thailand tewas dan empat lainnya terluka usai mereka mendapat serangan balasan dari Kamboja."Pihak Thailand kini mulai menggunakan pesawat untuk menyerang target militer di beberapa daerah," bunyi pernyataan militer Thailand, dikutip dari Reuters.Baca juga: Netizen Thailand Hujat Miss Charm Kamboja, Tuduh Jiplak Slogan dan Pakaian TradisionalMiliter Thailand mengatakan, Kamboja telah menembakkan roket BM-21 ke wilayah sipil. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam serangan itu.Sementara itu, Kementerian Pertahanan Kamboja menyatakan, militer Thailand telah melancarkan serangan fasar terhadap pasukannya pada dua lokasi.Kendati demikian, pihaknya mengeklaim tak melakukan pembalasan.Baca juga: Thailand Sita Aset Pusat Scam Rp 5 Triliun, Ada Milik Pejabat KambojaUntuk diketahui, konflik lima hari di perbatasan Thailand-Kamboja berlangsung pada Juli 2025. Kedua negara kemudian sepakat lakukan gencatan senjata yang ditengahi oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Trump. Penandatanganan perjanjian perdamaian itu diperluas antara kedua negara di Kuala Lumpur pada Oktober.Setidaknya, 48 orang tewas dan diperkirakan 300.000 orang mengungsi selama bentrokan pada Juli lalu usai kedua negara saling tembak dengan roket dan artileri berat.Baca juga: Tanpa Urus Berkas, Setiap Korban Banjir Thailand Akan Terima Rp 1 MMenyusul ledakan ranjau darat bulan lalu yang melukai salah satu tentaranya, Thailand mengatakan telah menghentikan penerapan pakta gencatan senjata dengan Kamboja.Di Thailand, lebih dari 385.000 warga sipil di empat distrik perbatasan sedang dievakuasi, dengan lebih dari 35.000 telah ditampung di tempat penampungan sementara.Thailand dan Kamboja telah selama lebih dari satu abad memperebutkan kedaulatan di titik-titik yang tidak dibatasi di sepanjang 817 kilometer perbatasan darat mereka. Perbatasan itu pertama kali dipetakan pada 1907 oleh Perancis yang memerintah Kamboja sebagai koloni.Ketegangan yang membara terkadang berubah menjadi pertempuran kecil, seperti baku tembak artileri selama seminggu pada 2011.


(prf/ega)