SITUBONDO, - Sebanyak 1.004 buruh tani di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menerima seekor sapi dan sepasang domba sebagai kompensasi pembangunan bandara militer, Selasa .Kompensasi tersebut diberikan oleh pemerintah pusat kepada para petani di Desa Wringin, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. Satu buruh tani menerima satu ekor sapi dan sepasang domba.Sehingga, total ada 1.004 sapi dan 2.008 domba yang diberikan, sebagai bagian dari kompensasi proyek di atas lahan pemerintah daerah seluas 306 hektar tersebut.Tak hanya hewan ternak, berdasarkan data Dinas Pertanian, Pemerintah Kabupaten Situbondo, untuk petani penyewa lahan dan mereka yang tanamannya rusak, pun mendapatkan ganti kerugian.Baca juga: Hadapi Lonjakan Penumpang saat Nataru, Bandara Ahmad Yani Semarang Tambah Jadwal PenerbanganPetani melon mendapat ganti kerugian Rp 100 juta per hektar. Petani tebu mendapat ganti kerugian Rp 25 juta per hektar. Petani padi dan jagung mendapat ganti kerugian Rp 10 juta per hektar.Bajuri (30) warga Desa Wringin, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo adalah salah satu petani penggarap yang mendapatkan kompensasi tersebut.Menurut dia, pembangunan bandara militer di daerah tersebut adalah hal yang bagus. Mengingat Kabupaten Situbondo tidak pernah mempunyai bandara, dan kini bandara hadir di dekat rumahnya."Secara otomatis adanya bandara membuat lahan pertanian berkurang, namun saya sendiri sangat ingin bekerja di bandara, menjadi apa saja tidak apa-apa yang penting ada kemauan dulu," kata Bajuri."Harapan pemerintah hewan ini saya ternak supaya ada bisnis baru, sama bupati tidak boleh dijual supaya beranak banyak," kata dia lagi.Baca juga: Bandara Dhoho Kediri Bersolek Sambut Natal dan Tahun BaruSementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyatakan, bandara militer di Kecamatan Asembagus tersebut diberi nama Bandara KHR As'ad Syamsul Arifin, salah satu pahlawan nasional."Bandara ini kami dorong agar kedepan tidak hanya digunakan kepentingan militer tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk penerbangan kemanusiaan, kebencanaan, hingga penerbangan sipil," kata dia.Bandara militer tersebut ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan total anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp 1,7 triliun.
(prf/ega)
Kompensasi Bandara Militer di Situbondo, 1.004 Buruh Tani Diberi Seekor Sapi dan Sepasang Domba
2026-01-12 12:57:36
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:20
| 2026-01-12 13:13
| 2026-01-12 13:00
| 2026-01-12 12:00
| 2026-01-12 11:39










































