BEKASI, - Di Papua, santan tidak melulu berwarna putih dan berasal dari kelapa.Sebagian besar masyarakat Papua justru mengenal santan dari perasan buah merah, salah satu bahan pangan khas Papua.Buah merah tumbuh subur di Papua, khususnya di daerah pegunungan. Biasanya, buah ini dikonsumsi langsung atau dipotong-potong, lalu dicampur dalam masakan.Baca juga: Resep Ikan Kuah Kuning Kemangi Khas Papua, Masak Tanpa SantanSelain itu, buah merah juga dapat diperas layaknya kelapa parut. Perasan buah merah menghasilkan cairan merah beraroma seperti mentega yang harum dan gurih."Biasanya, buah merah dimasak begitu saja sampai mengeluarkan santan. Memang buah ini bagus untuk kesehatan," tutur Chef Charles Toto “The Jungle Chef” dari Papua ketika ditemui Kompas.com usai Cooking Experience Hangi X Bubigi di Sekolah Seniman Pangan Bekasi, Rabu .Buah dengan nama latin pandanus conoideus ini memiliki bentuk memanjang dan berwarna merah di bagian dalam maupun luarnya.Baca juga: Resep Kerang Papua Tomato Chutney, Sajikan di Atas Kulit KerangKompas.com/Krisda Tiofani Chef Charles Toto ?The Jungle Chef? dari Papua ketika ditemui Kompas.com usai Cooking Experience Hangi X Bubigi di Sekolah Seniman Pangan Bekasi, Rabu .Saat dimakan atau dihisap begitu saja, tulang-tulang buah merah tidak boleh ditelan, tapi dikeluarkan dari mulut.Dalam masakan tradisional Papua yang jarang menggunakan bumbu sebagai penambah rasa, buah merah berfungsi sebagai penambah rasa sekaligus pewarna alami.Cita rasa berminyak dan gurih dari buah merah bakal terasa memenuhi lidah dan langit-langit mulut. Tidak lupa warna merahnya yang menempel pada jari tangan.Baca juga: Resep Ikan Kuah Kuning Kemangi Khas Papua, Masak Tanpa SantanVIA ANTARA .Dikutip dari Kompas.com, Sabtu , santan atau saus kental dari buah merah umum digunakan sebagai bumbu masakan.Bahkan, ekstrak buah merah juga dapat digunakan sebagai penyedap makanan dan pewarna alami.Seperti disampaikan Toto, buah merah mengandung berbagai macam nutrisi penting yang baik dan dibutuhkan oleh tubuh, seperti protein, energi, karbohidrat, lipid, natrium, alfa-karoten, beta-karoten, vitamin C, beta-cryptoxanthin, dan alfa-tokoferol.Manfaat buah merah khas Papua dapat menghambat sel kanker hingga membuat manusia panjang umur.Buah merah juga kerap digunakan untuk mengobati cacingan, serta dijadikan suplemen untuk kesehatan kulit dan mata.Baca juga: Cerita di Balik Kopi Asal Pegunungan Arfak Papua, Akhirnya Raih Juara
(prf/ega)
Apa Itu Buah Merah, Santannya Masyarakat Papua?
2026-01-11 03:44:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:04
| 2026-01-11 02:24
| 2026-01-11 02:19
| 2026-01-11 01:39
| 2026-01-11 01:31










































